0800 1088888  EN

    Tahun 2020, Industri Semen Wajib Kikis Emisi Karbon 5 Persen

    news / 4 April 2018

    [:id]Industri semen wajib menerapkan konsep hijau pada proses produksi untuk menghemat energi. Sebab, pabrik semen merupakan industri yang lahap energi kedua, setelah pembangkit listrik. Maka itu, Ketua Asosiasi Semen Indonesia (ASI) Widodo Santoso menegaskan, industri semen akan konsisten mengurangi emisi dengan melakukan efisiensi.

    ASI bekerja sama dengan Kementerian Perindustrian (Kemenperin) telah menerapkan konsep hijau pada industri semen. Menurut dia, hampir seluruh industri semen di Indonesia mulai menerapkan konsep hijau, dengan menerapkan bahan bakar alternatif. Pada 2020, industri semen harus mengurangi emisi karbon sebesar 5 persen.

    “Semua pabrik harus ke arah sana.Teknologi yang sudah lama harus di-upgrade, misalnya, electrostatic precipitator (EP) diganti dust collector. Kalau debu banyak keluar, semua rugi, karena barang ini bisa diolah lagi menjadi semen,” jelas Widodo di Jakarta, belum lama ini.

    Adapun bahan bakar alternatif yang bisa digunakan untuk mengganti batubara, sebut dia, antara lain sampah, sekam padi, cangkang kelapa, dan lainnya. Sementara itu, material alternatif untuk menekan penggunaan terak antara lain fly ash dan slag.

     

    Widodo menjelaskan setiap penggunaan terak 1 ton dapat menghasilkan karbondioksida sebesar 600-700 kilogram. Beberapa pabrik yang telah menggunakan teknologi itu, kata dia, antara lain Semen Gresik dan Semen Padang milik Semen Indonesia Group, dan Semen Jawa milik Siam Cement Group (SCG).

    “Industri semen harus melakukan efisiensi penggunaan energi. Apalagi, sekarang kami sedang kelebihan pasokan, sehingga harus melakukan efisiensi dan ada pertimbangan melestarikan lingkungan juga,” ujar mantan dirut Semen Padang ini.

    Industri semen, tambah Widodo, sepakat memberikan label green proper pada kemasan semen, sehingga masyarakat bisa mengetahui mana produsen yang telah menerapkan teknologi ramah lingkungan. (lin/investordaily)[:]

    Facebook Comments