0800 1088888  EN

    STIMSI SEGERA JADI UNIVERSITAS

    news / 18 Mei 2013

    Harapan Dirut PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SI) menjadikan Sekolah Tinggi Manajemen Semen Indonesia (STIMSI) menjadi universitas, tinggal selangkah lagi.

    Mendikbud M Nuh, malah memberi dorongan agar status `naik kelas’  STIMSI dari sekolah tinggi menjadi universitas, bisa segera direalisasikan. Bahkan, mantan Rektor ITS itu, sangat optimistis langkah itu bisa terwujud bila dilihat dari komitmen SI dalam memajukan dunia pendidikan.

    “Sudah saatnya Semen Indonesia  punya lembaga pendidikan tinggi. Apalagi sudah punya keuntungan dua puluh persen,” ujar Nuh, saat meresmikan STIMSI di Gresik, Sabtu (11/5).  Keuntungan yang dimaksudkan itu,  adalah kinerja perusahaan yang terus membaik. Dari laba bersih misalnya, ada kenaikan lebih dari 20 persen pada tahun lalu.

    Bukan tanpa alasan Nuh memberi dorongan dan semangat kepada SI untuk terus maju mengembangkan dunia pendidikan. Di Malaysia, dia memberi contoh Petronas yang telah memiliki universitas. Sementara SI sebagai BUMN dengan kinerja yang cemerlang, juga sudah seharusnya memiliki sebuah universitas. Terlebih,  lanjut menteri, SI memiliki tradisi industri modern dan tradisi akademik, sekaligus tradisi budaya seperti yang diwariskan para wali. “Karena itu, universitas itu harus berada di Gresik.”

    Gambaran M Nuh soal tradisi modern dan akademik itu, menyangkut sistem pembelajaran di STIMSI yang menjadikan unit usaha di SI sebagai labortarium yang real time. “Saya kira ini yang tidak dimiliki lembaga pendidikan lainnya.”

    Dalam acara peresmian yang dihadiri para direksi dan komisaris SI, Wakil Bupati Gresik, serta rektor ITS dan ITB itu, menteri sangat yakin jika Dirut SI Dwi Soetjipto, bisa merealisasikan rencana itu. Sebab menurutnya, orang yang punya optimisme tinggi, ternyata ada manfaat di balik keterbatasan itu. “Dan inilah komitmen SI untuk merealisasikannya.

    Sebagai sosok yang berkomitmen mengembangkan duna pendidikan,  Dwi Soetjipto yang juga sebagai Ketua STIMSI  akan mengarahkannya menjadi universitas, meski ada beberapa tahapan yang harus dipersiapkan dan secara bertahap akan dipenuhi.  Salah satunya, adalah memiliki sepuluh program studi.

    Namun sebagai sekolah tinggi, STIMdo, SI kini dilengkapi dengan sarana dan prasarana sangat memadai. Selain gedung dan ruang kelas yang represetatif, tersedia sambungan internet nirkabel di tiap kelas untuk membantu mahasiswa memperoleh informasi tanpa batas. Perpustakaan dengan 80.000 judul buku dan berbagai jurnal dari lintas disiplin keilmuan. “Untuk kebutuhan tenaga pengajar, kami juga telah menjalin kerjasama dengan ITS dan ITB,” ujar Dwi.

    Yang sangat menonjol dari IMSI, yakni soal laboratorium. Keberadaan perusahaan di lingkungan Semen Indonesia, bisa dimanfaatkan sebagai `laboratorim‘ bagi mahasiswa untuk mengeksplorasi pengetahuan dan latihan aplikasi ilmu lintas disiplin. Ini sesuai dengn semangat learn to learn, learn form the successyang dikembangkan STIMSI. “Dunia perguruan tinggi adalah duktis, dunia intelktual dan dunia pengembangan nalar. Sebagai corporate university.STIMSI akan menjadikan Semen Indonesia sebagai jembatan bagi para intelektual untuk mengembangkan dan mengaplikasikan teori yang ada ke dunia praktis, khususnya ke industri persemenan,” ujar Dwi.

    Wakil Bupati Gresik, juga menyambut gembira rncana IMSI menjadi universitas. Namun dengan kehadiran lembaga pendidikan tersebut, menjadikan Gresik yang memiliki luas wilayah sekitar 120 kilometer persegi, menjadi lebih bermanfaat.

    Facebook Comments

    Leave a reply