0800 1088888  EN

    SMI Kembali Raih Green Industry

    news / 24 November 2014

    Komitmen PT Semen Indonesia (Persero) Tbk dalam mengoperasikan pabrik semen yang peduli terhadap Iingkungan kembali mendapat apresiasi dan Kementerian Perindustrian RI. Untuk keempat kalinya, Semen Indonesia menerima penghargaan bidang industri sebagai Green Industry.

    Penghargaaan itu diserahkan langsung Menteri Perindustrian MS Hidayat kepada PIt Direktur Utama Semen Gresik Sunardi Prionomurti di Gedung Kementerian Perindustrian, Jakarta, Rabu (15/10).

    Sunardi Prionomurti mengatakan, penghargaan Industri Hijau dari Kementerian Perindustrian diterima sejak tahun 2011. “Penghargaan ini merupakan motivasi bagi kami untuk terus melakukan terobosan dalam mengelola pabrik semen yang berwawasan lingkungan. Kami menyadari bahwa alam sangat pent¡ng untuk menjaga keseimbangan.

    Oleh karena itu berbagai macam inovasi terus kami lakukan untuk mencapai kinerja lingkungan yang optimal,” ujar Sunardi. Dijelaskan, kinerja Perseroan yang membuahkan penghargaan tersebut antara lain efisiensi & konservasi energi, pengelolaaan limbah B3 dan non B3, konservasi air dan menumbuh kembangkan keanekaragaman hayati.

    Efisiensi energi dilakukan dengan memanfaatkan biomassa sebagai bahan bakar alternatif pada proses pembakaran awal seria memanfaatkan gas buang untuk pengeringan bahan baku pembuatan semen. “Kami berupaya meminimailisir pembuangan gas dan memakainya kembali (recycle) dalam proses pengeringan sehingga dapat menghemat pemakaian batu bara pada proses ini,” tegasnya.

    Perseroan juga melakukan pengelolaan limbah B3 dan Non B3 dengan mengedepankan prinsip 3R (Reuse, Reduce & Recycle) dengan upaya Co-processing yang dilakukan untuk memanfaatkan limbah tersebut (baik internal maupun eksternal) ke dalam proses produksi semen secara terkendali dan aman bagi lingkungan.

    Selain menjadi solusi pengelolaan limbah hal ini juga berkontribusi pada efisiensi pemakaiaan bahan baku yang tidak terbarukan. Implementasi penggunaan limbah bahan baku rata— rata sebesar 10.000 ton/bulan. Penggunaan air juga menjadi aspek penting perusahaan dalam rangka efisiensi. Perseroan memanfaatkan air hujan dan air buangan untuk di recycle sebagai air proses dan air bersih untuk keperluan domestik. Pada 2013, perusahaan dapat menekan indeks pemakaian air sebesar 20,2 persen serta memanfaatkan air permukaan atau air limbah domestik dan air hujan sebesar 72,5 persen.

    Berbagai penghargaan diraih perusahaan sebagai bukti bahwa perusahaan selalu mengedepankan aspek lingkungan dalam operasioanalnya. Diantaranya penghargaan Green Award 2013 kategori perusahaan pelestari sumber daya air, pelestari energi terbarukan, pelestari keanekaraga man hayati, pelopor pencegahan polusi.

    Penghargaan kategori ASEAN Energy Management Award dan ASEAN Coal Award oleh ASEAN Center For Energy. Perusahaan juga meraih Proper Emas sebagai penghargaan tertinggi bidang lingkungan yang diberikan Kementerian Lingkungan Hidup (KLH). (tf)

    Sumber : Gapura

    Facebook Comments

    Leave a reply