0800 1088888  EN

    Sharing Knowledge Budaya Perusahaan SMI dan PJB

    news / 23 November 2016

    [:id]Keberhasilan Semen Indonesia dalam menjalakan budaya perusahaan (CHAMPS) mengundang PT Pembangkit Jawa-Bali (PJB) untuk belajar. Implementasi CHAMPS dinilai menjadi kunci sukses Semen Indonesia dalam memersatukan tiga OpCo yakni Semen Padang, Semen Gresik dan Semen Tonasa. Rombongan PJB yang dipimpin Manajer Budaya Organisasi, Ace Johara disambut hangat oleh Senior Manager of Knowledge Management SMI, Wahjudi Ernanto Putro dengan didampingi Kasi Perencanaan Komunikasi, Firdiansyah Oktarizky di ruang hijau Gedung PPS Gresik, Rabu (16/11). Ace Johara mengungkapkan bahwa tujuan kunjungan ini untuk sharing knowledge mengenai budaya perusahaan yang telah dijalankan Semen Indonesia. “Beberapa alasan kami memilih Semen Gresik yang sekarang menjadi Semen Indoesia untuk berdiskusi, yang pertama karena Semen Gresik pada tahun 1991 sudah Go Publik sehingga sudah terbiasa dalam keterbukaan informasinya. Kedua, Semen Gresik telah berhasil bertransformasi menjadi Strategic Company pada tahun 2013 menjadi Semen Indonesia yang membawahi empat Operating Company. Ketiga, Semen Gresik sudah terbiasa mengahadapi persaingan bisnis yang ketat. Sebenarnya, PJB sendiri sedang menghadapi persaingan yang semakin keras, hanya saja Semen Indonesia mengalaminya lebih dulu,” ujarnya. Wahjudi Ernanto Putro mengatakan bahwa people dan culture merupakan pondasi utama dalam menuju visi perusahaan. “Ini menjadi dorongan kami, bagaimana culture adalah sesuatu yang harus dibentuk dengan baik. Kalau kita bicara proses dan teknologi itu sama saja. Proses pembuatan semen misalnya, ya sama saja dari dulu sampai sekarang sepertiitu. Tidak ada yang rahasia,” katanya. Teknologi juga demikian. Tapi yang menjalankan semua itu adalah Sumber Daya Manusianya. Untuk mencapai visi menjadi perusaaan persemenan internasional yang terkemuka di Asia Tenggara people dan culture merupakan landasan utama untuk menunjang proses bisnis diatasnya yang dijalankan. Usai berdiskusi selama tiga jam, kunjungan diakhiri dengan pemberian cindera mata berupa replika Jembatan Suramadu kepada perwakilan dari PT PJB. (fir)[:]

    Facebook Comments

    Leave a reply