0800 1088888  EN

    SG Dapat Fasilitas Non Cash Loan Bank Mandiri Untuk Pembangunan Pabrik Rembang

    news / 26 March 2014

    Hal. 1(1)

    PT Semen Gresik (SG) sebagai salah satu anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMI) mendapat fasilitas non cash loan senilai Rp 1,4 triliun dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Fasilitas berjangka waktu 42 bulan itu, akan digunakan untuk kelancaran pabrik Rembang dengan kapasitas 3 juta ton per tahun.

    Penandatanganan fasilitas kredit itu, dilakukan Dirut SG Gatot Kustyadji dengan Direktur Institutional Banking Bank Mandiri, Abdul Rachman, disaksikan oleh Dirut SMI Dwi Soetjipto, di Jakarta, Jumat (21/3).

    Dalam kesempatan itu, juga dilakukan penandatanganan Corporate Guarantee oleh SMI selaku holding PT Semen Padang, SG, PT Semen Tonasa dan Thang Long Cement Vietnam, dengan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk sebagai jaminan atas dukungan induk kepada anak perusahaannya.

    Direktur Utama Semen Indonesia Dwi Soetjipto mengatakan, kerjasama di bidang finansial dengan Bank Mandiri itu, dapat mendukung ekspansi Semen Indonesia melalui peningkatan kapasitas produksi di salah satu anak usaha yakni Semen Gresik. Hal ini dimaksudkan untuk memenuhi
    permintaan semen nasional yang terus meningkat setiap tahunnya.

    “Prediksi pertumbuhan kebutuhan semen tahun ini akan meningkat sebesar 6 persen dan diperkirakan mencapai 63 juta ton,” ujarnya.

    Menurutnya, perseroan akan selalu melakukan penambahan kapasitas produksi secara terukur. “Hal ini merupakan salah satu strategi perseroan untuk mempertahankan posisinya sebagai market leader di industri semen nasional,” tambah Dwi.

    Tahun ini Semen Indonesia menargetkan kapasitas produksi sebesar 31,8 juta ton. Sampai tahun 2017, target tersebut meningkat hingga 40 juta ton. Pemenuhan target tersebut akan ditunjang dengan beroperasinya Pabrik Rembang dan Indarung VI yang masing-masing berkapasitas 3 juta ton. ”Kedua pabrik senilai Rp 7,5 triliun ini akan dibangun pada tahun ini juga,” jelas Dwi.

    Sebagai holding, perseroan memiliki fasilitas pendukung yang memadai dalam pendistribusian semen. Diantaranya Cement Mill sebanyak 22 unit, Packing Plant 23 unit, serta 11 pelabuhan khusus yaitu di Belawan, Teluk Bayur, Tuban, Gresik, Biringkasi, Dumai, Ciwandan, Banyuwangi, Sorong dan dua pelabuhan di Vietnam.

    Direktur Institutional Banking Bank Mandiri Abdul Rachman mengatakan, pinjaman tersebut merupakan salah satu upaya Bank Mandiri dalam mendukung ekspansi bisnis Semen Indonesia Group, khususnya Semen Gresik melalui peningkatan kapasitas produksi.

    ”Langkah ini adalah bagian dari komitmen kami menyediakan pembiayaan yang dibutuhkan untuk menuntaskan program masterplan percepatan dan perluasan pembangunan ekonomi Indonesia atau MP3EI, sebagai upaya menciptakan pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan,” katanya.

    Komitmen Bank Mandiri untuk mendukung pembangunan infrastruktur, terlihat dari pembiayaan yang terus meningkat. Pada tahun 2013, pembiayaan Bank Mandiri ke sektor konstruksi dan infrastruktur mencapai Rp 15,4 triliun, tumbuh 30,5 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya. Khusus untuk industri semen, kucuran kredit Bank Mandiri telah mencapai Rp 2,1 triliun, naik 9,6 persen dari 2012.

    Facebook Comments

    Leave a reply