0800 1088888  EN

    Semen Indonesia Wujudkan World Class Engineering Company dengan Peresmian Center of The Champs

    news / 29 August 2014

    PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMI) terus berupaya mengembangkan seluruh potensi yang dimiliki. Selain bisnis seputar semen, kini manajemen SMI mempersiapkan diri dengan mencetak Surnber Daya Manusia yang unggul dengan membentuk wadah Semen Indonesia Center of The Champs (SICC). Wadah baru itu, akan diresmikan Menneg BUMN Dahlan Iskan di Balai Kartika, Jakarta, Kamis (28/8).

    Dirut SMI Dwi Soetjipto mengatakan, SICC kelak akan berperan membangun kompetensi baru di Semen Indonesia, sekaligus mendatangkan keuntungan lain. Sehingga di masa mendatang akan memunculkan kekuatan baru, kompetensi baru, sekaligus sebagai profit center. “Kelak, Semen Indonesia tidak hanya dikenal piawai dalam memproduksi semen yang berkualitas, tetapi bisa melahirkan tenaga-tenaga yang profesional di bidang persemenan termasuk rancang bangunnya,” ujarnya.

    Dengan SICC, akan menjadikan karyawan lebih menyatu, berpadu, dan bersinergi dalam mengembangkan dan menyalurkan keilmuannya. Mereka akan lebih fokus menjalankan tugas sesuai jobdesk-nya. Imbasnya adalah, bertumbuhnya produktivitas dan efisiensi di semua lini bisnis. “Saya ingin ketika Semen Indonesia disebut, orang akan langsung berfikir di belakangnya ada tenaga-tenaga profesional yang laku dijual ke mana-mana,” ujar Dirut.

    Inilah competitive advantage Semen Indonesia, semua akan berpadu, dan melahirkan center of the CHAMP, Menyadari pentingnya SDM dalam mendukung daya saing perusahaan, akselerasi implementasi Semen Indonesia Center of The CHAMPS merupakan keharusan. Boleh dibilang, SICC merupakan upaya perseroan untuk menyiapkan perusahaan menjadi pusat keunggulan daya saing di bidang engineering, inovasi, dan rekayasa teknologi. “Kami ingin mewujudkan Semen Indonesia menjadi world class engineering company,” tegas Dirut lagi.

    Dijelaskan, salah satu kemampuan yang telah dimiliki karyawan SMI adalah di bidang engineering. Selain itu, Semen Indonesia Grup (SMIG) akan membentuk center of engineering (COE). Boleh dibilang, COE merupakan kristalisasi kemampuan engineering karyawan SMIG yang terakumulasi sejak berdirinya pabrik semen di Indonesia (1910), yang selama ini keberadaannya terpecah-pecah, akan disatukan dan dijadikan sebagai potensi kekuatan baru.

    Tidak itu saja, di dalamnya termasuk kemampuan pengelolaan pembangunan pabrik semen secara swakelola. Pengalaman dalam proses pembangunan pabrik baru di Tuban dan Tonasa harus ditularkan. “Tujuannya, untuk mengembangkan rancang bangun dan rekayasa teknologi dalam menciptakan nilai inovasi menjadi perusahaan engineering kelas dunia,” katanya.

    Peran kunci SICC sebagai pusat keunggulan yakni dengan menyiapkan SDM yang kompeten atau best people, sekaligus meningkatkan kinerja unggul (excellent performance) dan penguatan struktur industri. Untuk menyiapkan best people diwujudkan dengan tiga komponen institusi dalam SICC yakni Center of Dynamic Learning, Center of Knowledge Management, dan School of Engineering & Management. Sementara peningkatan kinerja unggul diwujudkan melalui dua komponen institusi yakni Center Of Technology Research, Center of Engineering serta Training and Consulting Services.

    Yang harus digarisbawahi adalah, SICC ini bukan hanya sekadar institusi Pendidikan dan Latihan (Diklat). Di banyak perusahaan, institusi atau unit Diklat, biasanya
    hanya menjalankan tugas sebagai event organizer (EO). Ketika sebuah unit bisnis memerlukan pelatihan, ia akan menelepon unit Diklat. Selanjutnya unit Diklat akan menyediakan tempat, instruktur, modul dan segala hal yang terkait. SICC tidak seperti itu. SICC akan bersifat proaktif, memecahkan masalah-masalah bisnis melalui learning center, serta proaktif untuk mengembangkan talenta-talenta perusahaan.

    Kehadiran SICC juga diharapkan mampu mengembangkan talenta-talenta perusahaan sehingga mereka nantinya bisa merasa ‘terikat’ dengan perusahaan. “Bayangkan misalnya ada karyawan yang semula hanya lulusan SMA, kemudian menjalani pengembangan potensi ataupun pendidikan di SICC, sehingga kemampuannya kemudian bisa sejajar dengan seorang sarjana, tentu yang bersangkutan akan merasa bahwa Semen Indonesia adalah ‘rumah’ yang sudah membesarkannya. Jika sudah dernikian, maka antara karyawan dan Semen Indonesia akan terjalin sebuah ikatan batin yang kuat,” tambah Dirut.

    Konsep pendirian dan pengembangan SICC adalah menyiapkan cetak biru strategi, yaitu Grand Strategy SICC, sebagai Grand strategy SICC ini adalah model yang menyelaraskan dan mengintegrasikan kelima fungsi institusi yang menjadi sumber daya strategis perusahan.

    Sumber : Gapura

    Facebook Comments

    Leave a reply