0800 1088888  EN

    Semen Indonesia Wujudkan Pertumbuhan Berkelanjutan

    news / 19 May 2014

    investor day

    PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMI) terus memantapkan diri mewujudkan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan. Grup perusahaan yang terdiri dari Semen Padang, Semen Tonasa, Semen Gresik, dan Thang Long Cement Vietnam ini, telah menyiapkan strategi terpadu untuk memperkuat kinerjanya.

    ”Dengan sejumlah strategi yang telah dan akan dijalankan, kami ingin memastikan percepatan pertumbuhan bisnis keberlanjutan. Perseroan optimistis tetap tampil sebagai market leader di industri semen nasional, bahkan mengembangkan pasar di luar negeri,” ujar Dirut SMI Dwi Soetjipto, di Jakarta, Rabu (7/5).

    Hingga kuartal pertama tahun ini, SMI memimpin penguasaan pasar (market share) semen nasional sebesar 43,8 persen dengan mencatat penjualan sebesar 6,2 juta ton. Penjualan itu, meningkat 3,5 persen dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar 5,9 juta ton. Pendapatan sebesar Rp 6,2 triliun, meningkat 11,4 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 5,5 triliun. Laba bersihnya tercatat Rp1,3 triliun, atau tumbuh 5,3 persen dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar Rp1,2 triliun.

    Dirut menjelaskan, pasar semen ke depan akan terus bertumbuh. Dengan asumsi pertumbuhan 6 persen per tahun, konsumsi semen pada 2017, diprediksi akan menembus 73,55 juta ton dibanding posisi 2013 di kisaran 58 juta ton. ”Jika tak ada penambahan kapasitas, dikhawatirkan terjadishortage semen pada masa mendatang yang akan menghambat pembangunan nasional. Dengan prospek seperti itu, industri semen menempati posisi strategis, dan perseroan mengantisipasi peluang ini dengan menerapkan perpaduan strategi mulai dari hulu sampai hilir,” katanya.

    Salah satu strategi utama adalah, peningkatan kapasitas dengan penambahan kapasitas (upgrading) pada pabrik-pabrik yang telah beroperasi (existing plant) dan pembangunan pabrik baru. Saat ini Perseroan tengah membangun pabrik baru di Jawa Tengah dan Sumatera Barat yang masing-masing berkapasitas 3 juta ton.

    Strategi lainnya, dilakukan dengan mengakuisisi perusahaan semen maupun menjajaki potensi kemitraan melalui pembentukan perusahaan patungan (joint venture). Dengan perpaduan strategi tersebut, perseroan menargetkan kapasitas produksi mencapai 40,8 juta ton pada 2017.

    Perseroan juga menggelorakan inovasi yang dapat meningkatkan efisiensi, termasuk pengamanan kebutuhan energi dengan melakukan kontrak jangka panjang batubara dan pengelolaan lahan tambang batubara secara mandiri melalui anak Perusahaan PT SGG Energi Prima.

    ”Di setiap pabrik baru, akan dilengkapi dengan power plant, sehingga bisa efisien dan dapat menekan biaya energi. Misalnya, di Pabrik Tonasa V di Sulawesi Selatan yang dilengkapi dengan power plant 2 x 35 Mega Watt, pembangkit listrik terbesar yang pernah dibangun terintegrasi dengan industri semen,” jelasnya.

    Perseroan menyelaraskan penerapan strategi pengembangan jangka panjang ke dalam kegiatan jangka pendek, melalui empat fokus pengelolan strategi, yaitu revenue management, cost management, capacity management, dan increasing competitive advantage; untuk mendukung percepatan pertumbuhan.

    Kinerja Keuangan Meyakinkan
    Kinerja Perseroan kuartal I/2014 meningkat. EBITDA mencapai Rp 1,95 triliun, meningkat periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 1,86 triliun. EBITDA margin sebesar 31,61 persen. Adapun net income  margin sebesar 21,1 persen, menunjukkan konsistensi perseroan dalam menciptakan profitabilitas optimal di tengah makin ketatnya kompetisi dan kenaikan beban usaha. Perseroan juga mencatat, return on assets masih cukup tinggi, yaitu sebesar 17,4 persen, menunjukkan kemampuan dalam menjaga profitabilitas.

    Ke depan, dengan strategi dan kebijakan finansial serta struktur modal yang terukur, perseroan yakin bisa menyeimbangkan antara kebutuhan ekspansi untuk memenuhi kebutuhan pasar semen dan arus kas yang tetap sehat.

    ”Kebijakan keuangan itu dipadu dengan strategi peningkatan kapasitas produksi, perluasan jaringan, inovasi produk, dan efisiensi untuk menjaga tingkat marjin yang maksimal, sehingga Perseroan akan semakin berkembang menjadi perusahaan persemenan terkemuka di tingkat regional,” katanya.

    Sumber : Gapura

    Facebook Comments

    Leave a reply