0800 1088888  EN

    Semen Indonesia Kucurkan Rp. 810 Juta Untuk Program Bedah Rumah

    news / 12 Oktober 2014

    Semen Indonesia melaksanakan program bedah rumah bagi warga sekitar Pabrik Tuban. Tahun ini, dana yang dikucurkan sebanyak Rp 810 Juta. Dana sebanyak ini dialokasikan untuk membedah 27 unit rumah yang terletak di kawasan Ring 1 Pabrik Tuban. Dengan begitu, tiap rumah  dapat alokasi anggaran sebesar Rp 30 juta.

    Program yang telah direalisasikan sejak 15 September 2014 lalu, tahap awal menyentuh 10 unit. Masing-masing di Desa Sumberarum 3 unit, Tlogowaru 2 unit, Socorejo 2 unit, Glondonggede 2 unit serta 1 unit di Tegalrejo. Warga yang menerima bantuan tidak sekedar mendapatkan renovasi rumah, namun dibangunkan mulal dan nol. Artinya, rumah yang lama dirobohkan diganti dengan rumah baru yang kondisinya jauh lebih baik, mulai bagian bawah lantainya keramik, dindingnya sudah tembok dan beratap genting.

    Program pembenahan hingga pembangunan rumah bagi warga yang kurang mampu di sekitar perusahaan, sebenarnya oleh Semen indonesia sudah dilakukan sejak lama. Dimulai sejak 2007 lalu. Awalnya melakukan plesterisasi iantai rumah di desa yang tergabung dalam 4 Kecamatan yaitu Kerek, Merakurak, Jenu, dan Tuban kota. Di masing-masing desa terdapat 2 unit rumah yang dilakukan plesterisasi. Diteruskan pada 2008 ditingkatkan kualitasnya menjadi tegelisasi.

    Kemudian renovasi rumah yang tidak layak huni dengan diubah menjadi bangunan yang terdiri dari setengah dinding tembok dan setengahnya dinding gedhek beratapkan genting, sedangkan mulai tahun 2009 Semen Gresik membantu pembangunan rumah full dengan ukuran 4 x 6 meter berdinding tembok dan berlantai keramik yang berianjut hingga sekarang.

    “Ini sebagai bentuk komitmen kita pada lingkungan dan masyarakat sekitar. Kami pastikan, jumlah bantuan yang kita salurkan tiap tahun akan terus meningkat,” terang Kabiro Humas & CSR, Harry Soebagyo meninjau progress pembangunan Rumah Layak Huni di Desa Sumberarum Kec. Kerek Tuban (25/9).

    “Untuk pendataan penerima bantuan juga telah dilakukan dengan kerjasama aparat desa setempat, agar bantuan ini menjadi tepat sasarannya bagi warga yang benar-benar membutuhkan”, tandasnya. Salah satu penerima bantuan, Kasmiyati (50), warga Desa Sumberarum menunjukkan senyum yang gembira melihat rumahnya sekarang sudah bagus. Maklum, sebelumnya dengan usia yang setengah abad dan kondisi rumahnya yang berdinding bambu (gedhek), kerap kali la merasa kedinginan di malam hari karena udara dingin bisa tembus ke dalam rumah.

    “Alhamdulillah, saya senang sekali dibangunkan rumah sama Semen Indonesia, sekarang tidak lagi dingin kalau malam karena dindingnya sudah ditembok,” jelas Kasmiyati. (iv)

    Sumber : Gapura

    Facebook Comments

    Leave a reply