00 Semen Indonesia Kerjasama Sistem Cash Pooling, Gandeng Bank Mandiri, BNI, BRI dan CMN Niaga - Semen Indonesia

    0800 1088888  EN

    Semen Indonesia Kerjasama Sistem Cash Pooling, Gandeng Bank Mandiri, BNI, BRI dan CMN Niaga

    news / 3 September 2014

    PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMI) terus memantapkan langkahnya menjadi strategic holding. Sebagai salah satu tindak lanjut atas aksi transformasi di bidang keuangan, Perseroan dengan kode SMGR itu, menjalin kerjasama system cash pooling dengan Bank Mandiri, BRI, BNI dan CIMB Niaga, yang ditandatangani oleh Direktur Utama masing-masing Korporasi di Balai Kartini, Jakarta, Kamis (28/8).

    Cash Pooling adalah pengelolaan dana seluruh anak perusahaan peserta pooling, yang mempertimbangkan kebutuhan operasional peserta pooling, capex secara grup, dan pendanaannya. Peseta pooling bertanggung jawab terhadap pengelolaan dana operasional yang digunakan untuk kebutuhan modal kerja. Bilamana terjadi excess cash pada dana operasional peserta pooling, maka kelebihan dana tersebut akan ditransfer dan di-pool pada rekening Cash Pooling yang dikelola oleh Holding Company.

    Dirut SMI Dwi Soetjipto mengatakan, Semen Indonesia akan mulai melakukan implementasi salah satu program cash management untuk mengoptimalkan pengelolaan excess cash Grup, melalui system Cash Pooling pada September 2014. Saat ini, pengelolaan likuiditas yang meliputi pengelolaan modal kerja maupun excess cash, masih dikelola oleh masing-masing Opco. “Diharapkan sistem Cash Pooling ini dapat meminimalkan biaya keuangan dan memaksimalkan return atas excess cash secara grup,” ujarnya.

    Setidaknya, ada tiga hal yang menjadi kewenangan Holding Company dengan diimplementasikannya sistem ini. Antara lain; fungsi merencanakan, mengatur, menetapkan, dan melakukan investasi strategis atas excess cash grup. Selain itu memanfaatkan dan menempatkan excess cash grup pada Notional Pooling, Shareholder Loan, Intercompany Loan, serta lainnya. “Yang terakhir Holding Company menetapkan counterparty dalam bekerjasama untuk implementasi Cash Pooling,” imbuh Dirut.

    Dengan diberlakukannya sistem Cash Pooling, Operating Company akan lebih fokus pada pengelolaan dana operasional untuk modal kerja, termasuk mengelola likuiditas operasional dan investasi non strategis (jangka pendek). Dirut juga menjamin, pemberlakuan sistem ini tidak akan berpengaruh terhadap kepemilikan dana dan aset milik Opco. Karena secara legal, dana dan aset tersebut masih dimiliki oleh Opco.

    Berdasarkan blue print, telah diatur pemisahan dan pelaksanaan kegiatan fungsi strategis, dan fungsi operasional antara Holding Company dan Operating Company di dalam Semen Indonesia Grup. Fungsi Holdco adalah menyusun strategi dan perencanaan keuangan seluruh Grup dalam rangka meningkatkan nilai Grup dan salah satu fungsinya adalah terkait manajemen keuangan grup. (ram/war)

    Sumber : Gapura

    Facebook Comments

    Leave a reply