0800 1088888  EN

    Semen Indonesia Gelar Workshop Self Assessment GCG

    news / 9 October 2015

    6e5faf8d05e63c9fc5ec1ed15ca672b3

    Good Corporate Governance (GCG) telah menjadi bagian yang penting bagi kemajuan perusahaan. Untuk meningkatkan pelaksanaan GCG, PT Semen Indonesia (Persero) Tbk melaksanakan workshop self assessment selama 2 (dua) hari, Kamis-Jumat/ 8-9 Oktober 2015 di Tretes. Workshop diikuti oleh seluruh Tim Self Assessment yang telah dibentuk melalui Surat Keputusan Direksi nomor : 059/Kpts/Dir/2015 tentang Surat Keputusan Direksi Tentang Tim Internal Assessment Good Corporate Governance tanggal 28 Septemer 2015.

    “Workshop ini dalam rangka meningkatkan pemahaman Tim Self Assesment agar seluruh anggota Tim dapat mengetahui tugas dan perannya, sehingga dapat melaksanakan tugas dengan baik. Pembentukan tim ini ditujukan pula untuk mendorong perbaikan implementasi GCG agar ditahun mendatang dalam eksternal audit oleh BPKP mendapatkan nilai yang lebih baik lagi,” kata Ginarko Isnubroto GM Internal Audit Semen Indonesia yang menjadi Ketua Tim Internal Assessment GCG. Bertindak sebagai narasumber adalah Tim BPKP Jawa Timur.

    Semen Indonesia adalah salah satu perusahaan terbuka yang selalu masuk 50 terbaik dalam penerapkan GCG di Indonesia untuk perusahaan yang listing di Bursa Efek Indonesia. Dalam konteks BUMN, Semen Indonesia juga merupakan BUMN yang telah memenuhi standar GCG tertinggi. Berdasarkan Surat Keputusan BUMN nomor: SK-16/S.MBU/2012 tentang indikator/parameter penilaian dan evaluasi atas penerapan GCG BUMN, nilai tertinggi dalam evaluasi penerapan BUMN nilai diatas 85 masuk kategori sangat baik. Berdasarkan assessment yang dilaksanakan BPKP nilai GCG Semen Indonesia mencapai 91,38 yang tentunya melebihi standar tertinggi yang telah ditetapkan Kementerian BUMN. Bahkan jika catatanarea of improvement dan catatan lainnya dari BPKP dapat dipenuhi, nilai GCG Semen Indonesia diperkirakan dapat mencapai 93.

    Salah satu indikator dalam penilaian GCG adalah partisipasi dalam Annual Report dan apakah meraih penghargaan ARA yang merupakan wujud apresiasi atas pengelolaan perusahaan yang baik. Pada ajang ARA 2015, PT Semen Indonesia (Persero) Tbk meraih peringkat 2 BUMN Terbuka Non Keuangan. Keberhasilan ini akan menambah nilai penerapan GCG perusahaan.

    Komitmen Semen Indonesia untuk terus menjadi yang terbaik diterapkan pula dalam implementasi GCG. Dalam pembukaan worskhop tersebut, Direktur SDM dan Hukum Gatot Kustyadji yang merupakan Steering Committee Tim Internal Assessment GCG menegaskan bahwa meskipun angka 93 sangat tinggi dan jauh melebihi standar tertinggi dari Kementerian BUMN, maka ditargetkan pelaksanaan GCG di Semen Indonesia dapat mencapai angka 95. “Untuk menuju target tersebut, maka seluruh tim harus menyiapkan segala hal dan meningkatkan kekompakan. Target 95 bukan hal yang tidak mungkin dicapai, karena jika ukurannya adalah 100 maka tentunya segala aspek adalah terukur dan dapat dipenuhi”, kata Gatot Kustyadji.

    Workshop tidak hanya diikuti oleh Tim Internal Assesment GCG, tetapi diikuti oleh unit kerja terkait lainnya. Bahkan workshop ini diikuti pula oleh Tim GCG dari PT Semen Padang dan PT Semen Tonasa, anak usaha yang terus berupaya meningkatkan tingkat implementasi GCG. Kinerja pelaksanaan GCG anak usaha juga menyabet beberapa penghargaan nasional, tentu ini menunjukkan bahwa semua lini di Semen Indonesia Group telah mengimplementasikan GCG dengan baik dan tentunya akan semakin meningkatkan kepercayaan pemegang saham dan masyarakat luas terhadap pengelolaan Semen Indonesia Group.

    Facebook Comments

    Leave a reply