0800 1088888  EN

    Semen Indonesia Gelar Operasi Sumbing Bibir di Rembang

    news / 11 April 2015

    Operasi sumbing bibir di RSI Arafah Rembang

    Rembang, 11 April 2015 – Semen Indonesia, bekerjasama dengan beberapa instansi lainnya mengadakan gerakan sosial berupa operasi sumbing bibir dan sumbing langit-langit. Acara ini diselenggarakan atas kerjasama Semen Indonesia, Rumah Sakit Arafah, Yayasan Permata Hati dan Perum Perhutani. Tercatat 15 orang yang berhasil dilakukan operasi yang dilakukan pada tanggal 11 April di Rumah Sakit Arafah.

    Kabiro Komunikasi Perusahaan Semen Indonesia, Abimanyu mengatakan, “ kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian PT Semen Indonesia pada masyarakat Rembang di bidang kesehatan. Mengingat masalah kelainan sumbing bibir dan sumbing langit-langit ini masih banyak terjadi di tengah masyarakat. Ironisnya sebagian besar dari penderita gangguan ini berasal dari kelompok yang kurang mampu secara ekonomi”.

    “Atas kondisi inilah, maka PT Semen Indonesia tergerak untuk turut berbakti dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang mengalami hambatan untuk melakukan operasi tersebut. Akhirnya setelah melalui masa sosialisasi sejak tanggal 20 Maret sampai 9 April, diperoleh pendaftar sebanyak 22 orang. Namun, pada saat pelaksanaan jumlah itu menyusut hanya sebanyak 15 orang saja”. Ujar Abimanyu

    Berkurangnya jumlah peserta operasi ini, disebabkan adanya gangguan kondisi pada sebagian calon peserta operasi tersebut. Sehingga setelah melalui pemeriksaan medis, maka sejumlah peserta ditunda proses operasinya. Sedang sebagian lainnya mengaku takut saat hendak dilakukan operasi. Hal ini terjadi pada calon pasien yang berusia anak-anak.

    Abimanyu menambahkan bahwa dari 15 orang tersebut, terdiri dari berbagai usia mulai dari balita hingga dewasa. Peserta kegiatan juga tidak hanya diikuti oleh masyarakat Rembang saja, namun ada beberapa peserta operasi yang berasal dari luar Rembang. Hal ini menunjukkan bahwa PT. Semen Indonesia ingin berbagi manfaat, bukan hanya kepada masyarakat Rembang saja.

    Pihak pemerintah sendiri menyambut baik kegiatan bakti sosial tersebut. Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Rembang, Dr Ali Sofii dalam sambutannya. Menurut Ali Sofii, tanggung jawab atas kesehatan masyarakat sebenarnya merupakan tanggung jawab pemerintah. Namun dengan adanya pihak swasta sebagaimana yang ditunjukkan oleh PT. Semen Indonesia ini, cukup mampu bermanfaat dalam mempercepat tercapainya kesejahteraan masyarakat.

    Terlebih, masalah sumbing bibir dan sumbing langit-langit adalah masalah yang masih cukup banyak terjadi di tengah masyarakat. Dan biaya yang dibutuhkan untuk proses operasi sumbing bibir dan sumbing langit-langit ini, bagi sebagian masyarakat masih sulit dijangkau. Sebab, untuk sebuah proses operasi sumbing bibir, dibutuhkan biaya kurang lebih empat juta rupiah. Dan untuk operasi sumbing langit-langit, biaya yang harus disiapkan dua kali lipat dari operasi sumbing bibir.

    Dari data inilah kemudian muncul gagasan untuk melakukan kegiatan bakti sosial tersebut. Terlebih, untuk kawasan Rembang sendiri, aktivitas operasi sumbing bibir dan sumbing langit-langit masih sangat jarang. Tercatat, kegiatan bakti sosial sumbing bibir dan sumbing langit-langit secara gratis di Kabupaten Rembang sendiri baru dua kali dilakukan.

    Asisten III Pemkab Rembang Abdullah Zabawi, menyampaikan ucapan terima kasih yang sangat besar atas kepedulian dari berbagai pihak yang sudah menyelenggaakan  kegiatan bakti sosial tersebut. Bupati mengharapkan ke depan semakin banyak pihak yang memiliki kepekaan sosial dan kepedulian lingkungan sebagaimana yang sudah dilakukan oleh PT. Semen Indonesia dan pihak terkait lainnya tersebut.

    Facebook Comments

    Leave a reply