0800 1088888  EN

    Semen Indonesia Garap Myanmar

    news / 25 March 2013

    Industri semen kian ekspansif. Setidaknya PT Semen Indonesia Tbk akan menggarap pasar Myanmar, sementara PT Indocement Tunggal Perkasa Tbk membangun pabrik semen baru di Ciutereup, Bogor. Direktur Utama PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) Dwi Soetjipto mengatakan perusahaan itu masih menjajaki kerjasama dengan beberapa mitra lokal di Myanmar terhadap rencana pembangunan pabrik baru semen dengan total investasi sekitar US$200 juta.

    “Harapannya, kami akan bicara lebih serius semester II tahun ini. Pada tahun depan, kami targetkan sudah bisa memulai fisiknya,” ujarnya usai acara diskusi bertema Peran Industri Semen Indonesia dalam Pembangunan Ekonomi di Indonesia dan Asia di Wisma Bisnis Indonesia, Senin (25/03).

    Selain itu, perseroan juga berencana membangun pabrik semen di Sorong, Papua, dengan investasi sekitar US$120 juta atau setara dengan Rp. 1,1 triliun. Kapasitas pabrik semen itu sebesar 600.000 ton per tahun. Perseroan optimistis pada 2015 pabrik tersebut sudah dapat beroperasi. Semen Indonesia juga berencana mendirikan pabrik pengepakan (packing plant) di beberapa kota di Indonesia, antara lain Kendari (Sulawesi Tenggara), Banjarmasin (Kalimantan Selatan), Pontianak (Kalimantan Barat), dan Lampung.

    Sementara itu, PT Indocement Tunggal Perkasa Tbk (INTP) membangun pabrik semen baru di komples pabrik Ciutereup, Bogor dengan menggandeng perusahaan China, Tianjin Cement Industry Design & Research Institute Co.Ltd. Direktur Utama Indocement Daniel Lavelle mengatakan pembangunan pabrik tersebut merupakan bagian dari rencana perseroan dalam menggenjot kapasitas produksi semen hingga 25 juta ton per tahun, dari kapasitas produksi saat ini 18,6 juta ton semen. “Saat ini total pabrik semen yang dimiliki perseroan sebanyak 12 unit”.

    Facebook Comments

    Leave a reply