0800 1088888  EN

    Semen Indonesia dan Semen Padang Sabet Penghargaan PRIA

    news, Penghargaan 2018 / 2 April 2018

    [:id]PT Semen Indonesia (Persero) Tbk, dan PT Semen Padang berhasil menyabet penghargaan dalam ajang Public Relation Indonesia Award (PRIA) yang digelar di jalan Tunjungan Surabaya, Kamis (30/3). Penyerahan penghargaan dibarengkan dengan acara Mlaku-mlaku nang Tunjungan Surabaya.

    Dalam ajang penghargaan ini, Semen Indonesia mendapat dua penghargaan. Dari kategori Media Cetak Internal BUMN, Majalah Sinergi edisi 19 berhasil menyabet penghargaan bronze. Sementara di kategori media sosial BUMN, Semen Indonesia juga berhasil menyabet penghargaan bronze. Sedangkan Semen Padang berhasil meraih penghargaan silver untuk kategori media sosial anak usaha BUMN.

    Turut hadir dalam acara ini SVP Sekretaris Perusahaan Semen Indonesia Agung Wiharto, Kepala Biro Aktivitas Perusahaan Semen Indonesia Sigit Wahono, serta Kepala Biro Humas Semen Padang Nur Anita Rahmawati.

    “Saya bangga atas prestasi teman-teman di tingkat nasional. Ini adalah hasil kerja keras jajaran komunikasi perusahaan, mereka punya ide-ide bagus. Dan ini dihargai pihak luar yang independen dengan juri-juri berkualitas,” kata Agung Wiharto.

    Agung berharap hasil ini dapat semakin memacu karyawan untuk meningkatkan kreativitas. “Semen Padang juga mendapat penghargaan media sosial. Mudah-mudahan ini menjadi pemicu untuk semakin bersemangat dalam menjalankan kinerja,” tambah Agung.

    Penghargaan untuk Majalah Sinergi ini, sambung Sigit Wahono, adalah penghargaan ke dua sejak tahun lalu untuk kategori Media Internal BUMN. “Memang masih dapat bronze. Harapannya, kita ke depan bisa mendapatkan penghargaan lebih tinggi,” kata lulusan Teknik Kimia ITS ini, mendampingi Agung.

    Capaian penghargaan ini, lanjut Sigit, juga menjadi tolok ukur pengelolaan media sosial di Semen Indonesia dan Semen Padang. Pihaknya berharap ke depan anak perusahaan lain seperti Semen Tonasa, Semen Gresik dan anak perusahaan non semen dapat mengelola media sosial dengan baik.

    Sigit menandaskan bahwa perkembangan media komunikasi berkembang dahsyat, dan banyak yang fokus kepada media sosial. Jadi, penghargaan ini adalah penilaian publik, seberapa bagus media sosial SMI dibanding yang lain. Penghargaan ini diharapkan menjadi motivasi, bahwa pasti ada yang bisa dikembangkan lagi. “Intinya, bukan pada penghargaannya. Tapi ini menunjukkan kita punya potensi dan masih bisa dikembangkan lagi. Kita bisa belajar dari para pemenang, sehingga bisa diketahui mana yang sudah bagus dan mana yang perlu ditingkatkan,” simpul dia.

    Sementara Sigit menilai, media internal cukup penting. Fungsinya, dalam kondisi corporate yang berubah cepat, bagaimana karyawan bisa tahu perubahan-perubahan dalam tubuh corporate. Sedangkan Media Sosial keunggulannya cepat dan real time, dan bisa berinteraksi dengan para pemangku kepentingan eksternal. “Apa yang diharapkan para pemangku kepentingan eksternal itu bisa tampung dan kita lakukan langkah untuk lebih sesuai yang diharapkan,” tandas lulusan Magister Manajemen Universitas Airlangga ini.

    Adapun Anita menandaskan, penghargaan yang disabet adalah berkat kerja keras semua awak di Biro Humas SP. “Kita sangat berusaha keras meningkatkan kualitas dari media sosial SP. Khususnya instagram, followernya paling tinggi untuk Semen Indonesia. Itu salah satu upaya kami untuk mengengange (mengikutsertakan) netizen,” ujar Anita di lokasi penghargaan.

    Prediksi Anita, ke depan jadi eranya netizen. Karenanya, mulai dari sekarang, SP membangun base dan menggalang para netizen, agar engage ke SP melalui media sosial. SP saat ini mempunyai instagram, facebook dan twitter untuk menyosialisasikan perusahaan kepada pemangku kepentingan, khususnya netizen. Pihaknya akan terus meningkatkan kualitas, dan menjaring lebih banyak lagi follower. Karenanya, conten akan menyesuaikan passion para netizen.

    Ajang lomba yang digelar PR Indonesia telah memasuki tahun ke-3. Pada tahun ini Tahun ini, entri dilombakan sebanyak 463 karya, berasal dari 105organisasi. Sebanyak 72 korporasi dan 33 lembaga pemerintah dan swasta. Penilaian karya melibatkan 16 juri independen. CEO PR Indonesia Asmono Wikan menandaskan, PR menjadi fungsi yang sangat treategis untuk mengabarkan keberhasilan perusahaan. “Jadikan PR ujung tombak di perusahaan Anda,” kata Wikan dalam sambutannya. (ros/bwo/fir/jko)[:]

    Facebook Comments