0800 1088888  EN

    SEMEN GRESIK LAUNCHING PROGRAM SAHABAT CERDAS

    news / 28 Desember 2016

    [:en]PT Semen Gresik melaunching program Semen Gresik Sahabat Cerdas 2017 di Gedung Graha Sandiya Tuban, Kamis (22/12). Program SG Sahabat Cerdas ini terbagi dalam 3 program yang fokus pada bidang pendidikan. Ketiganya adalah program pemagangan industri berbasis vokasional dengan SMKN 3 Tuban, program pemagangan community development officer (CDO) dengan FISIP UGM serta program beasiswa pendidikan untuk siswa SLTA. Hadir dalam launching ini Wakil Bupati Tuban Noor Nahar Husein, Direktur Utama Semen Gresik Sunardi Prionomurti, serta Direktur Produksi Semen Gresik Prasetyo Utomo.

    Peluncuran program SG Sahabat Cerdas ini menurut Sunardi merupakan bagian dari pilar CSR Semen Indonesia untuk masyarakat Tuban. Hal tersebut sesuai dengan aturan perundangan yang mengamanatkan pada semua perusahaan pertambangan untuk mengelola lingkungan dengan baik. “Sebagai perusahaan yang setiap hari mencari nafkah disini, maka hukumnya wajib bagi kami untuk melakukan pemberdayaan masyarakat sekitar. Ini adalah bagian dari program yang telah kita canangkan sejak perusahaan ini berdiri,” tegasnya.

    Program tersebut, lanjutnya, digagas dari hasil evaluasi atas program pendidikan yang telah dilakukan oleh Semen Gresik sejak tahun 2012. Sebelumnya, Semen Gresik telah rutin memberikan beasiswa bimbingan belajar, beasiswa pelajar Tuban yang diterima di PTN, serta beasiswa untuk 10 PTN favorit. Ketiga program tersebut telah berakhir tahun 2015 lalu. Program tersebut kemudian diganti dengan pola pemagangan pada tahun 2016, sejalan dengan program yang dicanangkan pemerintah.

    Wakil Bupati Tuban Noor Nahar Husein mengatakan, jumlah siswa SLTA sederajat di Kabupaten Tuban tercatat sebanyak 34 ribu siswa. Sementara angka putus sekolah karena keterbatasan ekonomi itu terbilang cukup tinggi. Karena pihaknya merasa terbantu dengan adanya program Semen Gresik Sahabat Cerdas ini. “Masih ada anak-anak usia sekolah yang lulus dari SLTP dan tidak melanjutkan sekolah jumlahnya mencapai 30 persen. Karena itu saya harap CSR Semen Indonesia yang ada di Tuban ini dapat membantu meningkatkan taraf pendidikan,” ungkapnya.

    Tahun 2017, Semen Gresik kembali membuat terobosan dengan sejumlah program pendidikan baru. Dalam program beasiswa pendidikan Semen Gresik Sahabat Cerdas tahun depan, perusahaan lebih memfokuskan pada siswa SMA berprestasi dari kalangan keluarga kurang mampu. Hal ini berbeda dari tahun sebelumnya yang hanya melihat prestasi akademik tanpa melihat status ekonomi. “Beasiswa pendidikan akan kita berikan pada 300 siswa yang tersebar di 24 sekolahan di wilayah Kecamatan Tuban, Merakurak, Kerek, Jenu, Tambakboyo dan Semanding. Tujuh puluh persen beasiswa ini kita utamakan untuk sekolahan yang berdekatan dengan perusahaan,” jelas Kepala Biro Humas dan CSR Semen Gresik, Wahyu Darmawan.

    Salah satu persyaratan untuk mendapatkan beasiswa tersebut, lanjutnya, adalah membuat artikel tentang Semen Indonesia maupun Semen Gresik. Total beasiswa yang digelontorkan perusahaan dalam program ini mencapai Rp 450 juta dengan rincian Rp 1,5 juta bagi tiap siswa penerima.

    Sementara dalam program pemagangan berbasis vokasional, Semen Gresik bekerjasama dengan SMKN 3 Tuban sebagai pilot project. Enam puluh empat siswa dari jurusan teknik mesin dan kimia akan menjalani magang selama 3 bulan secara bertahap. “Di akhir pemagangan nanti akan diuji kompetensi oleh BNSP tingkat 1 untuk mendapatkan sertifikat keahlian. Kedepan, program pemagangan berbasis vokasional ini juga akan menyentuh SMK lain dilingkungan sekitar perusahaan,” bebernya.

    Program ketiga adalah kerjasama pemagangan community development officer bersama FISIP UGM. Pemilihan Universitas Gajahmada ini lantaran UGM merupakan satu-satunya universitas yang memiliki minat konsentrasi belajar di bidang publick policy, community empowerment dan CSR dalam Program Studi Pembangunan Sosial & Kesejahteraan (PSdK) untuk bidang Corporate Social Responsibility (CSR).

    Sejalan dengan cita-cita perusahaan untuk mensejahterakan masyarakat sekitar, pengetahuan dan tenaga dari mahasiswa peserta pemagangan diharapkan dapat membantu manajer CDO perusahaan untuk merencanakan, mengimplementasikan dan mengevaluasi program-program yang akan dilaksanakan. Sementara bagi peserta pegangan sendiri bisa mendapatkan ruang untuk menerapkan ilmu akademiknya. Total peserta sebanyak 12 mahasiswa S1 dan 6 mahasiswa S2. (bwo)

    Sumber : Gapura[:]

    Facebook Comments