0800 1088888  EN

    Semen Gresik Cetak Rekor

    news / 2 January 2013

    PT Semen Gresik Tbk (SMGR) mampu memenuhi target produksi dan pejualan pada 2012. Produksi semen perseroan naik 18% menjadi 22,6 jta ton, sedangkan penjualan menembus Rp 19 triliun atau sedikitnya tumbuh 16%.

    “Pertumbuhan produksi dan penjualan semen selama 2012 merupakan rekor baru yang di capai Semen Gresik Group,” kata Direktur Utama Semen Gresik Dwi Soetjipto, usai acara refleksi akhir tahun di Gresik, Jawa Timur, Senin malam (31/12).Dwi menegaskan, pertumbuhan produksi dan penjualan Semen Gresik akan terus berlanjut pada tahun 2013. Hal itu menyusul tambahan produksi semen dari pabrik Tuban IV, pabrik baru Tonasa V, dan pabrik di Vietnam. “Pabrik Tuban IV mulai berproduksi pada pertengahan 2012. Tahun ini, pabrik tersebut akan berkontribusi lebih besar. Kemudian pabrik Tonasa V yang saat ini sedang commisioning akan mlai berproduksi pada 2013,” tutur dia.

    Semen Gresik juga bakal mendapat tambahan produksi dari pabrik Thang Long Cement di Vietnam. Produksi semen perusahaan yang baru diakuisisi akan ditingkatkan dari 1,8 juta ton menjadi 2,3 juta ton atau sesuai kapasitas terpasang.

    Dengan demikian, total produksi Semen Gresik pada 2013 bakal mencapai 28,3 juta ton. Pabrik di Indonesia mengontribusi sebanyak 26 juta ton, sedangkan di Vietnam sebanyak 2,3 juta ton.
    Untuk mencapai target tersebut, Semen Gresik menyiapkan belanja modal (capital expenditure/capex) tahun ini sebesar US$400 juta. Perseroan akan melanjutkan ekspansi bisnis dengan membangun dua oabrik baru di Rembang, Jawa Tengah dan Padang, Sumatera Barat.

    “Kami berharap ground breaking pabrik di Rembang dan Padang dilaksanakan pada semester I-2013. Masing-masing pabrik berkapasitas 2,5-3 juta ton per tahun,” jelas Dwi. Semen Gresik juga bakal melanjutkan ekspansi regional. Setelah Vietnam, perseroan akan membangun atau membeli pabrik di Myanmar. Perseroan tengah menjajaki mitra lokal untuk merealisasikan rencana tersebut.

    Untuk mendukung ekspansi di dalam maupun di luar negeri, Semen Gresik segera berganti nama menjadi PT Semen Indonesi Tbk. Dwi mengharapkan nama baru tersebut bisa dipakai secara resmi mulai Januari 2013, setelah mendapat persetujuan dari Kementrian Hukum dan HAM. Sebelumnya, pemegang saham telah menyetujui perubahan nama Semen Gresik.

    Sesuai rencana, PT Semen Gresik akan menjadi anak usaha PT Semen Indonesia Tbk. Sebab, Semen Indonesia hanya sebagai strategic holding, sedangkan Semen Gresik sebagai. Semen Indonesia berencana menerbitkan obligasi senilai US$ 200 juta pada kuartal II-2013. Namun, keputusan perseroan menerbitkan obligasi atau pinjaman bank begantung pada kondisi pasar nantinya.

    Semen Indonesia juga tetap berencana mangakusisi PT Semen Baturaja. Akusisi kemungkinan setelah Semen Baturaja menggelar penawaran umum perdana (initial public offering/IP0) saham tahun depan.
    Prospek Saham
    Analisi Trimegah Securities Michelle Gabriela dalam risetnya, mengungkapkan, akusisi Thang Long Cement (TLC) merupakan strategi Semen Gresik untuk nmemenuhi tingginya permintaan semen domestik. “Semen Gresik kemungkinan mengimpor sebagian produk semen TLC ke Indonesia, karena tingkat permintaan semen di Vietnam masih rendah,” tulis dia.

    Trimegah Securities optimistis terhadap peningkatan kapasitas produksi Semen Gresik. Tambahan produksi serta tingginya permintaan masyarakat diharapkan menaikan pangsa pasar semen perseroan menjadi 43% sepanjang 2013.
    Timegah Securities menaikkan ttarget saham SMGR dari Rp 13.000 menjadi Rp 17.600 dengan rekomendasi pekan lalu, SMGR naik Rp 150(0,96%) pada harga Rp 15.850

    Facebook Comments

    Leave a reply