0800 1088888  EN

    Sejarah Panjang Sistem Manajemen Mutu ISO 9000

    innovation, news / 21 Maret 2018

    [:id]Kita kerap mendengar standar ISO. Yang kerap diterapkan di berbagai perusahaan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001, Sistem Manajemen Lingkungan ISO 14001, Sistem Manajemen Risiko ISO 31000, dan lain-lain. Tahukah, Apa ISO Itu?

    ISO, adalah organisasi nirlaba tingkat dunia, didirikan 23 Februari 1947 di Jenewa, Swiss. ISO menetapkan standar-standar industrial dan komersial dunia. ISO pada awalnya dibentuk untuk membuat dan memperkenalkan standardisasi internasional untuk apa saja. Standar yang sudah kita kenal antara lain standar jenis film fotografi, ukuran kartu telepon, kartu ATMBank, ukuran dan ketebalan kertas dan lainnya. Dalam menetapkan suatu standar tersebut mereka mengundang wakil anggotanya dari 170 negara untuk duduk dalam Komite Teknis.

    “ISO terus mengembangkan atau mereivisi standar-standar, yang kini dipergunakan di seluruh dunia,” kata Konsultan ISO, yang teergabung dengan Beprof Cloculting and Training Puji Hartoyo, di sela Pelatihan IS0 55001 tentang Aset Manajemen, di ruang Integrity, Gedung Utama Semen Indonesia, lantai 4, Selasa (20/03/2018).

    “Saat ini, lagi digalakkan oleh pemerintah, yaitu Anti Penyuapan ISO 37001. Beberapa kementerian telah menerapkan ini yaitu Kementerian Pertanian. Lembaga ISO juga merevisi Sistem Manajemen K3 (OHSAS 18001) menjadi ISO 45001, tanggal 12 Maret 2018 lalu,” tambah dia.

    Setidaknya, ISO telah merilis 17 ribu standar internasional untuk bisnis, pemerintahan dan masyarakat umum. Namun, revisi paling banyak dilakukan pada ISO 9000, hingga memunculkan banyak versi.

    Diawali negara Inggris mengeluarkan standar dengan kode BS 5750, untuk kode standar alat perang, selama perang dunia ke-2. Yang mana bukan mengarah kepada produk, tapi standar bagaimana mengelola proses pembuatannya.

    Pada tahun 1987, pemerintah Inggris meyakinkan organisasi ISO untuk mengadopsi BS 5750 sebagai standar internasional. Maka, di tahun itu, muncul Sistem Manajemen Mutu (SMM) ISO 9000:1987. Di mana terdiri dari 3 model SMM. ISO 9001:1987 Model, untuk penjaminan mutu (QA = quality assurance) dalam desain, pengembangan, produksi, instalasi dan pelayanan bagi organisasi yang memiliki aktivitas menciptakan produk baru. ISO 9002:1987 Model, untuk QA dalam produksi, instalasi dan pelayanan yang dasarnya sama dengan ISO 9001:1987 namun tanpa aktivitas menciptakan produk baru. Dan ISO 9003:1987 Model, untuk QA dalam pengujian dan inspeksi akhir saja.

    ISO 9000:1987 mendapat mengaruh kuat dari standar militer di Amerika Serikat khususnya, namun juga cocok diterapkan pada manufaktur. Penekanan standar ini adalah pada kesesuaian dengan prosedur-prosedur ketimbangan proses manajemen secara keseluruhan.

     

    Lalu ISO ini dikembangkan lagi dengan memunculjan ISO 9000:1994. Di mana pada ISO ini menekankan QA melalui tindakan preventif. Muncul lagi ISO 9000:2000 dengan menekankan keterlibatan top manajemen. Revisi selanjutnya terjadi pada tahun 2013 yang masih memasukkan upaya pencegahan risiko. Dan resivi terbaru menjadi ISO 9000:2015.

    ISO 9000:2015 ini dijadikan standar untuk semua produk ISO hingga saat ini. Sejak dirilis ISO 9000:2015 ini, semua produk ISO selalu terdiri 10 klausul. Di mana nama untuk setiap klausul itu sama, tapi isinya berbeda. “Sekarang lebih simpel dan mudah. Sebab klausul sudah diseragamkan,” kata Hartoyo.

    Standar klausul yaitu: skup, Peraturan normatif, definisi, organisasi, konteks organisasi, kemepimpinan, perencanaan, suport, operasional, evaluasi, dan terobosan. (ros)[:]

    Facebook Comments