0800 1088888  EN

    SATU TAHUN SEMEN INDONESIA KINERJA MAKIN MENGESANKAN

    news / 9 Januari 2014

    Pada tanggal 7 Januari 2014 PT Semen Indonesia (Persero) genap berusia satu tahun. Perusahaan diresmikan di Gresik pada tanggal 7 Agustus 1957 oleh Presiden RI pertama dengan kapasitas terpasang 250.000 ton semen per tahun, dan di tahun 2013 kapasitas terpasang mencapai 30 juta ton/tahun.

    Melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) tanggal 20 Desember 2012, resmi mengganti nama dari PT Semen Gresik (Persero) Tbk, menjadi PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. Penggantian nama tersebut, sekaligus merupakan langkah awal dari upaya merealisasikan terbentuknya Strategic Holding Group yang ditargetkan dan diyakini mampu mensinergikan seluruh kegiatan operasional dan memaksimalkan seluruh potensi yang dimiliki untuk menjamin dicapainya kinerja operasional maupun keuangan yang optimal.

    Setelah memenuhi ketentuan hukum yang berlaku, pada tanggal 7 Januari 2013 ditetapkan sebagai hari lahir PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. Dengan nama Semen Indonesia, perusahaan berubah menjadi rumah yang lebih besar. Perusahaan lain dari berbagai belahan dunia pun berpotensi masuk mengisi ruang-ruang di rumah besar ini. Karena itu, perubahan dari Semen Gresik ke Semen Indonesia merupakan gerakan  “Dari Gresik Untuk Indonesia Menuju Dunia”.

     

    Strategic Holding

    Melalui penerapan strategic holding, maka posisi “holding” terhadap anak usaha akan semakin jelas, yakni Holding Company (Holdco) menentukan arah grup. Sementara Opco tambahan yang bergabung di kemudian hari akan berada di tingkat yang sama dengan Opco yang lebih dahulu ada.

    Dengan kedudukan dan fungsi yang jelas tersebut, maka akan diperoleh berbagai manfaat utama, meliputi :

    1. Pemisahan yang jelas antara peran Holdco vs Opco. Terjadi pemisahan yang jelas mengenai peran dan tanggung jawab di bawah entitas hukum yang terpisah;
    2. Memungkinkan Holdco untuk beroperasi sebagai Holdco “murni” untuk mengelola semua anak perusahaan Opco;
    3. Dalam jangka pendek : potensi manfaat sinergi yang lebih tinggi akan dapat dihasilkan dari hubungan yang lebih baik dan meningkatkan kerjasama antar Opco;
    4. Dalam jangka panjang :
    1. Mendukung pertumbuhan masa depan perusahaan dalam penerapan strategi ekspansi regional dan internasional melalui akuisisi perusahaan semen lain;
    2. Maksimalisasi pengetahuan dan kemampuan grup dalam berbagai bidang operasional, mencakup : pemasaran, pengadaan, litbang, untuk mendorong perbaikan operasional dan optimalisasi kinerja melalui penerapan best practices pada masing-masing bidang tersebut.

     

    Kinerja Semakin Cemerlang

    PT Semen Indonesia (Persero) Tbk menorehkan kinerja yang membanggakan dan berbagai prestasi yang diraih sepanjang tahun 2013. Meskipun kondisi perekonomian nasional tahun 2013 turun yang memberikan imbas pada penurunan pertumbuhan penjualan semen di tahun. Jika ditahun 2012 industri semen dapat tumbuh sekitar 14,5% maka di tahun 2013 turun dan hanya tumbuh 5,5%. Ditengah penurunan kinerja industri semen di tahun 2013 kinerja PT Semen Indonesia (Persero) Tbk mencatatkan hasil yang menggembirakan dengan pertumbuhan kinerja yang signifikan yaitu:

    • Volume penjualan sebesar 27,8 juta ton atau meningkat 27% dibandingkan tahun 2012 sebesar 21,9 juta ton (unaudited).
    • Pendapatan bersih sebesar Rp 22,5 triliun atau meningkat 26% dibandingkan tahun 2012 sebesar Rp 17,8 triliun (unaudited).
    • Laba Usaha sebesar Rp 6,98 triliun atau meningkat 23% dibandingkan tahun 2012 sebesar Rp 5,66 triliun (unaudited).
    • EBITDA sebesar Rp 7,99 triliun atau meningkat 25% dibandingkan tahun 2012 sebesar Rp 6,39 triliun (unaudited).

     

    Kinerja Thang Long Cement Meningkat

    Menjelang pelaksanaan RUPLSB tersebut pada tanggal 18 Desember 2012 adalah momentum bersejarah ketika Perusahaan melakukan penandatanganan transaksi final akuisisi 70 persen saham Thang Long Cement Company (TLCC), perusahaan semen terkemuka Vietnam yang memiliki kapasitas produksi 2,3 juta ton/tahun. Akuisisi TLCC ini sekaligus menjadikan Perusahaan sebagai BUMN pertama yang berstatus multi national corporation. Sekaligus mengukuhkan posisi Perusahaan sebagai perusahaan semen terbesar di Asia Tenggara.

    Kinerja TLCC terus menunjukkan kemajuan yang sangat baik, terutama aspek efisiensi. Ini merupakan hasil yang luar biasa karena membuktikan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk mampu menjadi perusahaan multinational dengan keberhasilan mengelola perusahaan yang diakuisisi. Setelah setahun bergabung kinerja TLCC yang meningkat antara lain:

    • Meningkatnya EBITDA dari sebesar 14,27 persen (November 2012) menjadi 19,48 persen per November 2013 (unaudited);
    • Meningkatnya laba usaha dari Rp 32,16 miliar (November 2012) menjadi Rp 58,81 miliar per November 2013 (unaudited);

    Selain kinerja, maka aspek kestabilan operasional menjadi salah satu parameter penting. Apa yang telah dilakukan oleh PT Semen Indonesia (Persero) Tbk di Vietnam menunjukkan bahwa perusahaan Indonesia mampu dan bahkan lebih baik. PT Semen Indonesia (Persero) Tbk hanya membutuhkan waktu 1 tahun untuk membuat stabil TLCC, sedangkan perusahaan Eropa dan Jepang membutuhkan waktu yang lebih lama di Vietnam.

     

    Siap Menyambut Kompetisi 2014

    Kondisi perekonomian tahun 2014 masih mengalami tekanan, sehingga pertumbuhan ekonomi diperkirakan kurang lebih sama dengan tahun 2013. Suku bunga diprediksi masih tinggi, inflasi masih cukup tinggi, daya beli masyarakat akan turun. Ditengah kondisi ekonomi yang masih sulit, kompetisi industri semen akan semakin ketat terlebih beberapa kompetitor kapasitasnya di tahun 2014 akan bertambah.

    PT Semen Indonesia (Persero) Tbk optimis di tahun 2014 akan mampu mempertahankan kinerjanya. Kesiapan menyongsong persaingan industri semen 2014 didukung oleh perusahaan sudah menyelesaikan ICT master plan tahap I, yang melalui implementasi ICT tersebut memberikan manfaat berupa: terjadinya standarisasi proses bisnis dan sistem di seluruh grup Semen Indonesia, peningkatan level otomatisasi dan peningkatan kontrol. Efektif terhitung 1 Oktober 2013, organisasi IT di Semen Indonesia Group (SMIG) secara resmi disatukan ke dalam fungsi strategic shared service(layanan bersama strategis), di Holding PT Semen Indonesia. Seluruh kegiatan penyediaan dan dukungan layanan IT, termasuk pengembangan layanan baru, akan dilakukan secara tersentral oleh fungsi IT yang terdapat di Holding.

    Penyatuan organisasi IT ini, merupakan bagian dari implementasi restrukturisasi Holding PT Semen Indonesia. Holding lebih difokuskan untuk menangani kegiatan strategis serta membuat kebijakan untuk diimplemetasikan oleh seluruh OpCo. Fungsi IT, menjadi pionir dalam pembentukan shared service ,yang akan segera disusul dengan penyatuan sejumlah fungsi lainnya sesuai blue print Strategic Holding PT Semen Indonesia.

    Di awal tahun 2014 perusahaan meresmikan 5 proyek strategis yang akan meningkatkan daya saing dalam memenangkan persaingan. Proyek tersebut adalah:

    1. Pendirian PT Semen Gresik sebagai operating company, maka maka PT Semen Indonesia (Persero) Tbk akan dapat melaksanakan fungsi strategic holding  lebih baik dan fokus serta sesuai implementasi tata kelola perusahaan dalam mencapai visi dan misi untuk  kesinambungan pertumbuhan berkelanjutan.
    2. Beroperasinya vertical mill unit IX Tuban akan meningkatkan kapasitas produksi Semen Indonesia Group ditahun 2014 menjadi 31,8 juta ton. “Vertical Cement Mill Pabrik Tuban memiliki konsumsi listrik lebih rendah dibanding Horisontal Cement Mill. Konsumsi listrik per ton semen hanya rata-rata sebesar 24 KWh. Lebih rendah bila di bandingkan dengan konsumsi energi existing plant yang lain yang berkisar di angka 34 KWh.
    3. Selesainya pembangunan packing plant di Banjarmasin akan memperkuat posisi perusahaan dalam memperluas jangkauan pasar dan ketersediaan produk dipasar yang merupakan implementasi strategi “mover close to the customer” yang terus dilaksanakan.
    4. Center of Engineering merupakan fungsi strategic  yang bertujuan untuk mengembangkan rancang bangun & rekayasa teknologi yang mampu menciptakan nilai inovasi guna mengantisipasi tantangan menjadi perusahaan engineering kelas dunia. Center of Engineering merupakan perwujudan dari kemampuan engineering karyawan Semen Indonesia Group yang telah terakumulasi sejak tahun 1910 saat berdirinya Semen Padang, serta kemampuan mengelola pembangunan pabrik semen secara swakelola termasuk di pabrik Tuban IV dan Tonasa V.
    5. E-procurement merupakan kebutuhan dan salah satu fungsi untuk meningkatkan daya saing perusahaan melalui transparansi, akuntabilitas dan bargaining power untuk mendapatkan penghematan dalam pengadaan barang/jasa. Tidak hanya dari aspek materi dan kecepatan semata, pelaksanaan E-procurement merupakan wujud ketaatan pada ketentuan Peraturan Presiden No.70 Tahun 2012 tentang Pedoman Pengadaan Barang dan Jasa, serta sejalan dengan komitmen perusahaan untuk menerapkan program BUMN Bersih.

    Transformasi Semen Indonesia dengan visi baru yang dibangun adalah menjadi World Class Engineering Company. Oleh karena itu perusahaan sudah lebih fokus pada penyediaan SDM yang memiliki kompetensi mendukung perkembangan perusahaan Semen Indonesia center of The CHAMPS (SICC) akan memainkan perannya dengan menjadi jembatan yang menghubungkan kesenjangan kompetensi yang ada melalui sistem dynamic learning untuk mempersiapkan SDM-SDM dengan kemampuan hebat.

    Perusahaan telah mampu menjadikan inovasi sebagai budaya kerja setiap karyawan dan untuk menjaganya setiap tahun diselenggarakan Semen Indonesia Award on Innovation.  Sejak Jika diakumulasi selama 4 tahun mulai 2009 sampai 2012, inovasi yang dilakukan berhasil menghemat biaya operasional hingga Rp 1,884 triliun. Kemampuan inovasi perusahaan mendapatkan apresiasi dari stakeholder, pada acara BUMN Innovation Award 2013, PT Semen Indonesia memborong 4 penghargaan atau terbanyak di antara seluruh BUMN yang ikut berkompetisi. Penghargaan itu yakni, ‘The Best Corporate Innovation Culture & Management‘, ‘The Best Innovation of Green Product‘, ‘The Best Product Innovation of Energy & Mining Sector‘, dan ‘The Best Technology Innovation Energy & Mining Sector‘. Untuk memastikan inovasi dapat diterapkan dengan baik telah dibentuk Dewan Inovasi

     

    Green Industry

    Diraihnya kembali penghargaan Proper Emas di tahun 2013 semakin memperkuat posisi perusahaan sebagai industri yang ramah lingkungan. Ini sejalan dengan konsistensi perusahaan untuk terus melakukan inovasi dalam pengelolaan lingkungan dan meningkatkan penggunaan bahan bakar alternatif, mengolah bahan limbah sebagai bahan baku semen dan lainnya. Setelah berhasil mengimplementasikan Wasta Heat Recovery Power Generation di pabrik Indarung Padang dengan potensi listrik yang dihasilkan sebesar 8 MVA atau potensi penghematan sekitar Rp 33 miliar per tahun serta mereduksi emisi gas CO2 sebesar 43.000 ton per tahun, maka di tahun 2014 akan dibangun WHRPG di pabrik Tuban dengan potensi listrik yang dihasilkan sebesar 26 MVA atau setara dengan potensi penghematan sekitar Rp 107 miliar per tahun serta mereduksi emisi gas CO2 sebesar 139.750 ton per tahun.

     

    Tahun Prestasi dan Penghargaan

    Berderet prestasi dan penghargaan telah di raih perusahaan di tahun 2013 yang merupakan penghargaan terbanyak yang telah diraih, dan dapat dikatakan tahun 2013 adalah tahun prestasi dan penghargaan. Beberapa penghargaan utama antara lain: penghargaan kategori emiten terbaik sektor industri dasar dan kimia serta Direktur Utama Semen Indonesia sebagai CEO of the Year 2013 dari Bisnis Indonesia, Penghargaan Asia’s Best Companies Kategori Corporate Governance, Best Corporate Social Responsibility, serta Most Committed to a Strong Dividen Policy oleh majalah Finance Asia, Penghargaan kategori ASEAN Energy Management Award dan ASEAN Coal Award oleh ASEAN Center fo Energy, Penghargaan Forbes Global 2000 sebagai The Biggest Companies oleh Majalah Forbes, Penghargaan Best 50 Forbes sebagai 50 perusahaan publik terbaik di Indonesia, Penghargaan Rintisan Industri Hijau 2013 dari Kementerian Perindustrian, Penghargaan Proper Emas dari Kementerian Lingkungan Hidup.

    Facebook Comments

    Leave a reply