0800 1088888  EN

    Pembangunan Stadion Bukit Lengis Menggunakan Semen Gresik

    news / 10 April 2014

    Kabupaten Gresik pada pertengahan 2015, bakal memiliki stadion olah raga megah, Stadion Bukit Lengis. Berdiri diatas lahan 10.670 hektare, stadion itu berada di ketinggian sekitar 35 meter dari Jalan Veteran, Desa Segoromadu, Kecamatan Kebomas. Dengan biaya Rp 230 miliar, proyek tersebut pengerjaannya ditarget 23 bulan. PT Hutama Karya (HK) sebagai kontraktor pelaksana, melibatkan PT Arkonin Jakarta sebagai konsultan pelaksana, dan PT Indah Karya (Persero) sebagai konsultan manajemen.

    Proyek multiyears pada 2012 itu, bakal mejadi kebanggan Kota Pudak. Terlebih, stadion itu mampu menampung 23.000 sampai 25.000 penonton. Bahkan, Pemkab Gresik mengklaim Stadion Bukit Lengis menjadi satu-satunya stadion diatas bukit yang ada di Indonesia.

    PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMI) juga berperan dalam proyek tersebut.

    Kepala Departemen Penjualan SMI Bambang Djoko menyatakan, dalam pembangunan stadion Bukit Lengis Gresik, melalui porduk Semen Gresik, readymixed-nya disuplai PT Varia Usaha Bersama (VUB), yang dimulai sejak Oktober 2013, sampai Oktober 2014.

    “Selama kurun satu tahun suplai tersebut, diperkirakan volumenya mencapai 30.000 metrik ton. Kalau volume semennya, kira-kira sejumlah 9.000 ton,” beber Bambang Djoko.

    Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Gresik Bambang Isdianto menegaskan, dalam aturan persyaratan lelang, pihaknya memang tak bisa menentukan terkait semen yang harus digunakan untuk pembangunan stadion Bukit Lengis.

    “Kita tidak menganjurkan penggunaan semennya. Semua tergantung pihak kontraktor pelaksana. Pihak kontrator itulah yang akan memilih tentang kualitas semen yang digunakan, misalnya kualitas K300 atau K400. Tergantung proses campurannya,” tegas Bambang Isdianto.

    Masih kata Bambang Isdianto, kekuatan semen yang dipilih itu memang harus memenuhi standar. Untuk pembangunan stadion, dari hasil perhitungan yang ada, untuk pondasi, cor dan lain sebagainya, harus memenuhi kualitas atau masuk kategori K berapa.

    Meskti begitu, Bambang Isdianto tetap memuji tentang produk PT SMI jika produk holding itu sangat bagus. Sehingga tak salah jika produk SMI ini menjadi pilihan.

    Bentuk stadion itu, merupakan implementasi dari rencana pembangunan jangka menengah daerah 2011-2015, nantinya seperti ‘Damar Kurung’ Masmundari (seniman kebanggan Gresik) atau menyerupai lampu lampion. Sehingga jika dilihat dari atas, stadion tidak berbentuk oval, namun bundar mirip lampion.

    “Dengan terbangunnya stadion ini, Kabupaten Gresik siap menggelar sejumlah even olahraga baik lokal, nasional maupun yang bertaraf internasional. Seperti penyelenggaraan Asian Games pada 2019 mendatang beberapa venue cabang olahraga sudah tersedia dan akan dibangun untuk menghadapi penyelenggaraan pesta se-Asia itu,” tandas Bambang Isdianto

    Facebook Comments

    Leave a reply