0800 1088888  EN

    Naikkan Harga, Market Share Semen Gresik Malah Naik

    news / 17 April 2018

    [:id]Market Share Semen  Gresik  di Jatim untuk  bulan Maret  tembus di angka 70 persen. Kenaikan ini cukup bagus karena bulan sebelumnya, masih di angka 64,5 persen. Hal tersebut makin menegaskan posisi Jatim sebagai pasar tradisional Semen Indonesia yang belum tergoyahkan sampai saat ini. “Bulan ini kami memang mencatatkan kenaikan market share cukup bagus.  Tentu saja ini berkat keras semua,” terang M Agus Arif, Kabiro Penjulan 3 Jatim dan Bali, Jum’at (13/4).

    Hebatnya, kenaikan market share  ini didapat lewat kebijakan ‘tak biasa’, yakni dengan menaikkan harga.  Produk Semen Gresik kemasan 40 kg yang biasanya dijual dengan harga Rp 40 ribu, dinaikkan menjadi Rp 43 ribu. Sebagai gambaran, kompetitor di area  Jatim   mamasang bandrol  di angka Rp 36 ribu.

    Menurut Agus Arif, keputusan ini bukan tanpa perhitungan. Salah satunya, pertimbangan kuatnya brand equity Semen Gresik di wilayah ini.  Selain itu,  juga tak bisa dilepaskan dari kuatnya penetrasi produk  ke pasar. “Kita cukup percaya diri untuk mengambil keputusan yang tidak populer untuk saat ini. Dimana kompetitor ramai-ramai  banting harga, kita malah naikkan harga,” ungkapnya.

    Strategi  menaikkan harga ini,  bagian dari upaya peningkatan revenue di wilayah Jatim.  Selama ini, pasar Jatim memang menyumbang penjualan yang cukup signifikan.  Untuk kategori bag, tiap bulan produk Semen Gresik terjual 4.000 ton.  Nah, tingginya volume ini yang diimbangi dengan peningkatan revenue, lewat kenaikan harga. “Alhamdulillah, responnya cukup bagus. Terbukti, market share kita malah naik,” bebernya.

    Kesuksesan ini juga tak lepas dari kejituan strategi yang disiapkan tim yang masuk di Departemen Penjualan 2 ini. Langkah  peningkatan revenue, dibarengi dengan re-aktivasi toko.  Yakni menghidupkan kembali jaringan toko-toko yang mati. Hasilnya, jumlah toko yang masuk jaringan Semen Gresik naik 30 persen dari sebelumnya berjumlah 10 ribu. “Sampai saat ini, re-aktivasi toko ini masih terus kita lakukan. Kami sadar, selain keberadaan mereka menjadi ujung tombak dari program-program yang kam gulirkan. Dan, tentu saja sinergi yang bagus dengan teman-teman distributor,” tutupnya.(sur)[:]

    Facebook Comments