00 MENEKAN KEMISKINAN DI REMBANG - Semen Indonesia

    0800 1088888  EN

    MENEKAN KEMISKINAN DI REMBANG

    news / 14 December 2016

    [:id]Semen Indonesia miliki misi penting dibalik pembangunan Pabrik Rembang. Selain sebagai bagian dari rencana strategis menjaga ketahanan semen nasional, langkah ini juga bagian dari tanggungjawab sosial perusahaan untuk turut mengangkat derajat kesejahteraan warga Rembang. Ya, salah satu misi penting yang hendak diusung di Bumi Kartini ini adalah turut serta, bahu membahu dengan Pemerintah Kabupatan Rembang, meningkatkan kesejahteraan sekaligus menekan angka kemiskinan. Kemiskinan memang menjadi satu problem berat bagi Pemkab Rembang. Mengutip data Badan Pusat Statistik tahun 2013, angka kemiskinan di Rembang menempati peringkat 30 dari 45 Kabupaten dan Kota di Jawa Tengah. Kemiskinan di Rembang menyentuh angka 19,5 persen. Lebih tinggi dibanding Jawa Tengah (13,5 persen) dan Nasional (10,96 persen). Bila di-breakdwon lagi, angka kemiskinan itu makin membesar saat menyasar wilayah sekitar Pabrik Semen Rembang. Kita ketahui, Pabrik Semen ini dibangun di area wilayah yang mencakup Kabupaten Rembang dan Blora. Di Rembang tersebar di dua kecamatan yakni Gunem meliputi Desa Timbrangan, Kajar, Pasucen dan Tegaldowo serta Desa Kadiwono yang berada di wilayah Kecamatan Bulu. Mari kita lihat angka kemiskinan di desa-desa tersebut seperti data yang disajikan BPS. Timbrangan (86,26 persen), Kajar (81,19 persen), Pasucen (80,26 persen), Tegaldowo (78,56 persen). Apa artinya angka itu? Cukup jelas bahwa kemiskinan menjadi tantangan besar yang harus diselesaikan. Nah, sinergi Pemkab Rembang dan Semen Indonesia, diharapkan angka-angka tersebut mampu ditekan. Di tingkat Kabupaten Rembang dari 19,5 persen mampu ditekan menjadi tak kurang dari 10 persen. Apa bisa? Tak perlu diragukan soal ini. Desain sudah dirancang. Jika nanti beroperasi, manajemen sudah miliki hitungan berapa banyak tenaga kerja yang bisa direkrut. Mulai dari pos terbawah sampai menjadi karyawan induk. Sudah pasti, jumlah yang tertampung tak akan sebesar seperti saat masa pengerjaan proyek. Tapi tak perlu khawatir. Jaring pengaman sudah disiapkan lewat program CSR yang digulirkan. Dari sini, warga sekitar bisa berdaya dan mandiri secara ekonomi dengan menerima manfaat multiplier effect. Perlu dicatat, semua itu bukan konsep di atas kertas. Di Pabrik Tuban, Semen Indonesia telah membuktikan. Bukan saja, angka kemiskinan berkurang, pola pengelolaan lingkungan yang diterapkan juga menuai pujian dan direkomendasikan menjadi best practice bagi pabrik-pabrik semen yang ada di Indonesia So, apalagi yang diragukan?

    Salam![:]

    Facebook Comments

    Leave a reply