0800 1088888  EN

    KULIAH PERDANA, DWI SOETJIPTO SEMANGATI MAHASISWA STIiMSI

    news / 19 September 2013

    Setelah melalui proses seleksi yang ketat, sebanyak 178 mahasiswa baru Sekolah Tinggi Management Semen Indonesia (STIMSI), kini telah memulai aktivitas belajarnya. Menandai aktivitas perkuliahan pertama untuk angkatan pertama di tahun akademik 2013 – 2014 itu, Rabu (11/9) STiMSI menggelar sidang terbuka senat.

    Ketua STiMSI Dwi Soetjipto, secara khusus memberi semangat kepada mahasiswa baru angkatan pertama untuk dua program studi; management dan management rekayasa. Mereka inilah yang tersaring dari 700 pendaftar. “Mereka yang berhasil masuk STiMSI tentu memiliki nilai yang bagus. Dengan demikian, para mahsiswa baru ini sebenarnya adalah SDM yang berkualitas, Dengan proses pendidikan yang baik, maka akan muncul lulusan yang berkualitas nantinya,” ujarnya.

    Secara khusus, Dwi juga berpesan, agar mahasiswa baru ini bisa belajar sebaik-baiknya dalam menimba ilmu, “Harus disadari, apa yang dilakukan STiMSI hanyalah inspiring proses. Sebab kemajuan itu, delapan puluh persen kuncinya dari diri sendiri.” Oleh karenanya, para mahasiswa diharapkan menumbuhkan belajar yang tidak berhenti dengan belajar di kelas. “Kami harap, dalam sehari, ada 30 jam mahasiswa untuk belajar,” lanjutnya.

    Dwi mengakui, STiMSI sebenarnya didirikan atas niatan PT Semen Indonesia untuk berbuat lebih baik di dalam dunia pendidikan. Langkah tersebut dimaksudkan sebagai dukungan atas upaya Kemendikbud guna mencapai kejayaan Indonesia di masa mendatang  dengan menciptakan SDM yang lebih baik.

    STiMSI sendiri, memiliki metode khusus dalam proses pendidikannya. Seluruh aset yang dimiliki Semen Indonesia akan menjadi laboratorium bagi STiMSI dalam proses kegiatan belajar mahasiswa. Terlebih, STiMSI memperoleh support dari seluruh perusahaan yang ada dalam naungan Semen Indonesia Group yang tertuang melalui penandatanganan kerja sama pada kesempatan itu. Bahkan, STiMSI juga akan bekerjsama dengan salah satu lembaga di Jepang yang membantu praktek kerja mahasiswa ke luar negeri.

    “Insya Allah apabila Kemendikbud mendukung, kami akan menambah program studi dan jumlah fakultas. Kami juga berharap, status STiMSI sebagai sekolah tinggi bisa menjadi naik menjadi universitas.”

    Facebook Comments

    Leave a reply