0800 1088888  EN

    Konsumsi Semen Terus Meningkat

    news / 25 March 2013
    Proyek infrastruktur dan pembangunan properti yang terus menggeliat di Indonesia berdampak langsung terhadap konsumsi semen nasional. Ketua Asosiasi Semen Indonesia Widodo Susanto ,mengatakan, sampai saat ini grafik konsumsi semen terus meningkat. “Terus naik konsumsi semen di Indonesia,” ujar Widodo, Senin (25/3).
    Widodo memperkirakan konsumsi semen tahun ini, akan mencapai 60 juta-61 juta ton. Angka itu naik sekitar 10-12 persen dibandingkan konsumsi semen pada 2012 yang mencapai 55 juta ton.
    Dengan asumsi pertumbuhan sekitar delapan persen setiap tahun, konsumsi semen pada 2014 diperkirakan mencapai 66 juta. Pada 2015, konsumsi bisa mencapai 71 juta ton. Sehingga, secara keseluruhan, sampai dua tahun mendatang konsumsi semen bakal menyentuh angka 198 juta ton. Konsumsi semen masih di dominasi di Pulau Jawa.
    Dia melanjutkan, sekitar 25 sampai 30 persen semen digunakan untuk mendukung proyek infrastruktir. Sisanya digunakan untuk pembangunan rumah dan properti lainnya.
    Kendati konsumsi terus meningkat, konsumen tak perlu khawatir terjadi gejolak harga. Alasannya, peningkatan konsumsi terus dibarengi dengan peningkatan kapasitas produksi. Hingga 2015, kata dia, diperkirakan ada tambahan kapasitas produksi hingga 15 juta ton per tahun seiring pembangunan pabrik-pabrik baru.
    Berdasarkan rencana strategis Kementerian Perindusterian, kapasitas semen pada 2015 diperkirakan mencapai 70,22 juta ton. Pada tahun 2012, kapasitas terpasang industri semen mencapai 56,8 juta ton. Konstribusi terbesar berasak dari PT Semen Indonesia sebesar 22,5 juta ton. Adapun, perusahaan lainnya adalah Indocement, Holcim Indonesia, dan Semen Bosowa yang masing-masing berkapasitas 18,6 juta ton. 8,5 juta ton, dan 3,8 juta ton. Kemudian, ada juga Semen Andalas, Baturaja, dan Kupang yang masing-masing berkapasitas 1,6 juta ton, 1,3 juta ton, dan 0,5 juta ton.

    CEO Semen Indonesia Dwi Soetjipto optimis pihaknya menjadi pemimpin pasar pada 2015. Semen Indonesia akan fokus pada pengembangan kapasitas pabrik yang ada di Padang dan Rembang. Untuk tahun ini, konstribusi PT Semen Indonesia ditargetkan 27 juta-28 juta ton. Hingga 2015, kapasitas produksi ditargetkan naik hingga 33 juta ton. “Di atas 2015, kapasitas produksi lebih aman karena akan ada pabrik baru,” ujarnya.

    Facebook Comments

    Leave a reply