0800 1088888  EN

    Kinerja KWSG Membaik

    news / 1 Februari 2013

    Incar Omset Rp 2,14 Triliun

    Eksistensi dan kinerga bisnis Koprasi Warga Semen Gresik (KWSG) semakin kokoh dalam usianya ke-50 pada tahun ini. Koperasi yang beranggotakan karyawan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) tersebut menargetkan bisa membukukan omset hingga Rp 2,14 Triliun pada tahun 2013 atau naik sekitar 23 persen dari omset yang berhasil di himpun tahun 2012 sebesar Rp 1,74 triliun.

    Direktur utama Semen Indonesia, Dwi Soetjipto. Mengatakan, pihakny akan terus mendorong perkembangan KWSG agar bisa menjadi koperasi dengan pengelolahan yang semakin profesional dan berdaya saing.

    Pesan tersebut disampaikan dalam puncak acara peringantan ke-50 KWSG di Gresik, Rabu (30/1/2013). Acara tersebut dihadiri oleh Mentri Koperasi dan UKM Syarief Hasan.

    Pada tahun 2012 lalu, KWSG berhasil membagikan sisi hasil usaha (SHU) sebesar Rp 65,5 miliar. Tahun ini, seiring dengan kinerja yang terus melesat, pembagian SHU kepada anggoto di targetkan naik menjadi sekitar 85 miliar.

    “Kami juga akan terus mendorong KWSG untuk melakukan investasi guna mengembangkan bisnis sehingga bisa mempertahankan predikat sebagai koperasi terbaik dan terbesar di Indonesia,” ujar Dwi.

    Tahun 2012 lalu KWSG  berhasil merealisasikan investsi sebesar Rp 75 miliar. Tahun ini investasi diperkirakan naik 140% menjadi Rp 180 miliar. Dana itu akan di gunakan oleh koperasi yang berdiri sejak 1963 tersebut untuk ekspansi pembuatan otlet guna memperkuat fondasi bisnis.

    Sejumlah rencana investasi KWSG tahun ini diantaranya membuka kantor dan garasi ekspedisi di Tuban, toko Vmart yang menjual barang konsumsi di Tuban, serta kantor dan gudang perdaangan bahan bangunan di delapan kota yakni Pasuruan, Gresik, Sidoarjo, Tegal, Rembang, Semarang,  Bekasi, dan Depok.

    Bidang usaha utama KWSG sendiri adalah pendistribusian produk-produk  Semen Indonesia. Selain mempunyai gudang di kta-kota besar di Indonesia, KWSG juga mempunyai ratusan armada truk untuk distribusi semen ke plosok Indonesia.

    Dwi mengatakan, KWSG didesain sebagai prototipe koprasi modern yang selalu responsif dengan peluang bisnis baru.

    “KWSG kini tak hanya mengandalkan pasar utama di lingkungan Semen Indonesia yang menjadi anggota koperasi. Kini, porsi pihak non-anggota dalam struktur pendapatan atau transaksi sudah mendominasi dibanding anggota. Hal ini dengan sensdirinya akan semakin menyejahterahkan anggota KWSG.” Ujarnya.

    Dalam usia emasnya, KWSG mencatat prestasi penting dengan di tunjuk menjadi Duta Indonesia dalam kompetisi global 300 koperasi sedunia. Kompetisi bergengsi tersebut diikuti oleh koperasi-koperasi besar di seluruh dunia.

    Facebook Comments

    Leave a reply