0800 1088888  EN

    Investor Asing Kunjungi Semen Indonesia

    news / 7 Mei 2014

    PT Semen Indonesia (Persero) Tbk, Selasa (6/5) pagi, emnyambut kedatangan 10 investor asal berbagai negara. Para investor diterima Direktur Keuangan PT SMI Ahyanizzaman didampingi Dirut Varia Usaha Faf Adisamsul dan Kepala Biro Hubungan Investor PT SMI Yudi Arinto.

    Kedatangan para investor ini juga sebagai upaya menindaklanjuti hubungan antara Morhan Santelu – Research yang berkantor di World Trade Center II, Jl Jendral Sudirman Jakarta yang sudah terjalin dengan PT SMI selama ini.

    Para investor itu berasal dari beberapa perusahaan, diantaranya Wai Yin Loke (Schroders Singapore), Jundianto Alim (Schroders Indonesia), Rio Mulia (Eastspring), Angus Potter (Saga Tree), Alice Lie (Ashmore), Dennis Lim (Aspen Crest), Qiqi Shi (F&H Fund) dan Victor Wong (UOB AM SG).

    Pertemuan sejak pukul 09.30 sampai 11.00 diisi dengan paparan tentang SMI sejak awal hingga perkembangannya saat ini. Selanjutnya sampai pukul 12.00 digelar dialog tentang distributor PT SMI. Setelah makan siang, para investor diajak ke Gresik Grinding Mill, packing plant dan mengunjungi clinker yard.

    Menurut Ahyanizzaman, PT SMI adalah salah satu emiten yang dikunjungan para investor yang tergabung di sekuritas Morgan Stanley. Setelah dari SMI, para investor itu mengjungi emiten yang lain.

    “Tujuan mereka datang kesini untuk melihat kondisi dan situasi semen pada umumnya serta industri Semen Indonesia pada khususnya. Mereka biasanya ingin update data soal industri persemenan. Kita bisa lihat atensi mereka terhadap situasi dan kekhawatiran persaingan bebas ke depan seperti apa? Dengan kesiapan yang kita lakukan, mereka bisa mengetahui strategi kita menghadapi persaingan-persaingan seperti itu. Seperti kesiapan kita terhadap kapasitas, sarana dan prasarana, fasilitas distribusi sampai channel yang telah dijalankan. Ini juga untuk melihat bagaimana Semen Indonesia menghadapi pendatang baru,” beber Ahyanizzaman.

    Diharapkan dari pertemuan itu, bagi investor yang sudah memiliki saham di SMI justru semakin bertambah sahamnya.

    Sementara bagi yang belum memiliki saham justru bisa jadi pembeli saham di perusahaan ini. Dengan begitu harga saham pun bisa naik.

    Dalam pertemuan itu, Ahyanizzaman mengaku jika para investor itu sangat tertarik dengan perkembangan SMI. Itu terlihat dengan banyaknya pertanyaan yang dilontarkan.

    “Mereka sangat interest dengan perkembangan Semen Indonesia bahwa dalam lima tahun ke depan, industri ini tetap bisa menjadi prospek yang baik untuk usaha dan berinvestasi. Kita perlu persiapkan setelah lima tahun ke depan itu apa?” ujarnya.

    Terhadap kunjungan investor ini, Ahyanizzaman juga menjelaskan jika SMI juga sering mendatangi calon investor atau para investor itu ke Hongkong, Amerika, Inggris. Setahun ada tiga kali kunjungan mendatangi para investor. Nah, saat inilah para investor itu yang datang ke SMI.

    Pada kesempatan menjawab pertanyaan salah satu investor, Ahyanizzaman menerangkan jika distributor SMI ini sudah terjalin sejak lama atau turun temurun. Selain itu main distributor yang ada hanya khusus menjual produk dari SMI saja, mereka tak menjual merk semen yang berbeda. Dari main distributor itulah lalu disalurkan ke sub distributor yang ada.

    “Di Pulau Jawa untuk Semen Gresik ada 48 main distributor, sementara untuk seluruh grup ada 300 main distributor. Ini sudah terkoordinasi dengan baik,” kata Ahyanizzaman.

    Sumber : Gapura

    Facebook Comments

    Leave a reply