00 Integrated Audit 2014, Selaraskan Kondisi Sesuai Standar - Semen Indonesia

    0800 1088888  EN

    Integrated Audit 2014, Selaraskan Kondisi Sesuai Standar

    news / 1 October 2014

    Sebagai perusahaan yang compliance terhadap standarisasi dalam sistem manajemennya, secara gradual PT Semen Indonesia selalu diaudit oleh Lembaga Sertifikasi Nasional. Audit ini dibutuhkan untuk menjaga konsistensi perusahaan agar dalam operasionainya tetap memenuhi standarisasi yang diadop. Selama dua han terakhir (23-24/9), balk Pabrik Tuban maupun Gresik diubek-ubek sejumlah auditor eksternal dan dua lembaga sertifikasi berbeda. Mereka tidak hanya mengecek kesesuaian dokumen dengan kondisi real di lapangan, tetapi juga memberikan masukan, arahan, juga kritikan agar proses operasional perusahaan tidak menyimpang dari standar yang disepakati.

    “Kami harapkan seluruh unit kerja mempersiapkan segala sesuatunya agar tidak terjadi temuan atau adanya ketidaksesuaian antara kondisi di lapangan dengan standar yang berlaku,” ujar SVP Produksi Prasetyo Utomo, saat opening ceremony bersama tim auditor dan seluruh auditee, di ruang rapat Main Office, Selasa (23/9), lalu. Apalagi, selama ini PT Semen Indonesia memiliki komitmen lebih terhadap segala bentuk standar, aturan, atau perundangan yang berlaku.

    Sementara, Kadep Aplikasi Produk dan Litbang Rudi Hermawan menyampaikan bahwa pada proses audit tahun lalu ada sejumlah temuan. “Tahun alu tidak ada temuan major, tetapi ada tiga temuan minor untuk ISO 14001, dan enam minor pada SMK3 dan Iso 17025. Saat ini temuan tersebut sudah closing,” imbuh Rudi.

    Agar kegiatan surveillance audit kali ini tidak ada temuan seperti sebelumnya. Ia berharap seluruh unit kerja bisa menyesuaikan dengan kondisi yang ada. Sebagaiamana audit sebelum sebelumnya, ada sejumlah bidang yang dijadikan objek audit. Diantaranya kesesuaian data di lapangan dan dokumennya. Termasuk kesesuaiannya dengan yang terstate di media informasi perusahaan (intranet dan website), Updating dokumen K (instruksi kerja) di setiap proses kerja juga menjadi perhatian. Selanjutnya, kesesuaian standar bahan dan produk dengan rencana mutu pabrik. Auditor juga menanyakan jika ditemukan ketidaksesuaian, tindakan koreksi, serta pencegahannya.

    Dan sisi Sistem Manajemen K3, auditor juga melihat kelengkapan data serta identifikasi dan penilaian dampak setiap kegiatan (IPDK) di unit kerja paling bawah (seksi). Tingkat kepatuhan terhadap perundangan juga menjadi pertimbangan utama tim auditor. Mereka juga melihat kelengkapan tanda, label, marka, atau rambu rambu yang dikelola unit kerja. Termasuk mengecek kondisi AIat Pemadar Api Ringan (APAR) dan kota P3K di Unit Kerja. Tim juga menilai komitmen perusahaan dalam hal pemenuhan persyaratan penyimpanan dan pengelolaan bahan kimia, material berbahaya, dan Iimbah B3.

    Seperti tahun sebelumnya ada dua lembaga sertifìkasi yang melakukan integrated audit di Semen Indonesia, yaitu dad PT SGS-ICS Indonesia dan PT SUCOFINDO-ICS. Mereka secara paralel melakukan audit pada sejumlah sistem manajemen yang diadop perusahaan. Sistem tersebut antara lain; Sistem Manajemen Mutu (SMM) ISO 9001, Sistem Manajemen Lingkungan (SML) ISO 14001, Sistem Manajemen K3 (SMK3), dan Occupational Health and Safety Management Systems(OHSAS) 18001. (al)

    Sumber : Gapura

    Facebook Comments

    Leave a reply