0800 1088888  EN

    INOVASI SEMEN GRESIK ADA, TIM NYAMAN RAIH JUARA

    news / 10 March 2014

    Semen Indonesia kembali melahirkan inovator-inovator andal. Mereka terpilih sebagai yang terbaik dalam ajang Semen Indonesia Award of Innovation  (SMI-AI) 2013 yang digelar di Makassar, pekan lalu.

    Tim Nyaman dinobatkan sebagai  peraih Best Of The Best untuk kategori Manajemen. Inovasi yang diajukan yakni  Semen Gresik ADA berhasil mengalahkan tawaran inovasi dari Semen Padang dan Semen Tonasa. “Senang rasanya. Perjuangan keras kami semua bisa meraih hasil yang terbaik. Tak hanya juara tapi best of the best,” tandas Yoseph  Budi Wicaksono, Ketua Tim Nyaman.

    Tim Nyaman digawangi lima orang yang berada di Departemen Pemasaran.  Selain Yoseph, tim ini juga diawaki oleh  Sri Ginanjar Muhammad (Sekretaris) dan tiga orang  anggota yakni  Riska  Aini, Abdul Roziq dan M Kohar. Sebagai  fasilitator yakni Kepala Departemen Pemasaran Rudi Hartono.  “Pak Rudi banyak berperan atas sukses ini. Beliau banyak memberi arahan dan masukan. Kami juga difasilitasi sebebas-bebasnya untuk mengeksplorasi gagasan,” tambah Ginanjar.

    Semen Gresik ADA adalah sebuah tawaran usulan yang diajukan tim ini  untuk memastikan penetrasi produk Semen Gresik  (SG) ke pasar, khususnya ritel, makin kuat. Pola penjualan yang dilakukan selama ini ‘terputus’ hanya sampai Distributor, tidak sampai menyentuh ujung terbawah.

    Dengan pola ini, sejatinya Semen Indonesia sudah cukup digdaya. Terbukti,  BUMN yang  pertama kali go public  ini  mampu menguasai pasar semen domestik. Market Share Semen Indonesia cukup tinggi dibanding  kompetitor lainnya. “Tapi kita tak boleh lengah. Tugas kita adalah untuk senantiasa ‘berisik’ menawarkan inovasi-inovasi baru untuk kemajuan perusahaan,” jelas Abdul Roziq.

    Semen Gresik ADA  memiliki makna Ada Dimana Anda Berada. Artinya, program ini memastikanketersediaan produk Semen Gresik di manapun  konsumen berada. Karenanya, program ini menggandeng toko-toko bahan bangunan yang selama ini menjadi ujung tombak penjualan  Semen Gresik. Masing-masing toko ini mendapat keistimewaan. Mulai mendapatkan material branding dan promosi khusus, kemudahan mendapatkan produk, sekaligus kepastian ketersedian produk Semen Gresik di toko mereka. “Sangat antusias. Bahkan, kami harus melakukan seleksi dulu untuk memilih toko mana saja yang efektif untuk mendukung program ini,” tegas M Kohar.

    Program ini memang telah dijalankan oleh tim Nyaman. Digeber sejak November lalu, tim ini menjadikan area penjualan III yang meliputi  Tuban, Lamongan dan Bojonegoro sebagai pilot projet. Para distributor yang merekomendasikan toko-toko yang digandeng program ini. Selanjutnya, para pemilik toko ini teken kontrak, sepakat mendukung program ini. Salah satu syaratnya, tukas Yoseph, tiap toko menyediakan space yang akan dibranding. “Space ini kita kemas sedemikian rupa agar terlihat menarik. Dan, hanya boleh ada produk Semen Gresik yang ada di situ,” tegasnya.

    Dari evaluasi triwulan, program ini ternyata memiliki dampak yang luar biasa. Dari lima parameter yang jadi pijakan, tren kenaikannya luar biasa.  Kelima  indikator sukses itu adalah, pencapaian target market share, peningkatan brand awaraness Semen Gresik, Tingkat ketersediaan barang di toko, dan Compliance toko terhadap kontrak.  “Semua indikatornya hijau. Cukup positif. Apa yang kami targetkan sebagian besar tercapai. Memang ada beberapa yang belum seperti yang kita harapkan tapi secara umum cukup bagus,” pungkasnya.

    Sinergi Atasi Ketersediaan Barang
    Tantangan terbesardari tim ini saat me-launching program Semen Gresik ADA, adalah  kepastian stok barang. Bahkan, bisa dikata ini adalah kunci utama dari kesuksesan program ini. Sebagus dan sehebat apapun konsep yang dituliskan, semua tak aka ada artinya bila konsumen kesulitan mendapatkan produk semen Gresik di pasar.   Karenanya, ketika awal 2013 lalu tim ini terbentuk dan melangkah, urusan ini menjadi prioritas utama yang harus diberesi.

    Tim ini pun memeras otak. Sinergi lintas departamen pun dibangun. Departemen Penjualan dan Distribusi pun digandeng untuk menyukseskan program ini. Sistem On Line yang menghubungkan ketiga departementersebut dibangun. Dalam sistem ini, stok ketersediaan barang di toko bisa terdeteksi sejak dini.  “Tak perlu pakai telepon dulu. Semua sudah on line. Begitu ada toko yang stok mulai menipis, langsung semua departemen terkait juga dapat  laporannya saat itu juga. Sehingga  bisa langsung eksekusi sesuai tugas dan job masing-masing,” ujar Yoseph.

    Diakui  bapak satu anak ini,  awalnya program ini banyak tersendat. Terutama dalam masalah koordinasi. Tapi lambat laun  mampu  teratasi. Bahkan, kini tantangan lebih besar menanti menyusul lampu hijau dari  Perusahaan untuk memperluas cakupan program ini tak hanya di area III.

    Toh, tantangan ini tak membuat Yoseph dkk terbebani. Seperti namanya, tim ini tetap nyaman saja menghadapi tantangan yang diberikan perusahaan.  Berikut mereka yang berada di belakang  tim Nyaman.

    Facebook Comments

    Leave a reply