0800 1088888  EN

    Inilah Nilai Plus Perusahaan Pengantong Sertifikat ISO 14001

    CSR, news, penghargaan-2017 / 27 March 2018

    [:id]Semen Indonesia sudah menerapkan Sistem Manajemen Lingkungan ISO 14001:2005. Penerapan sistem ini memberi dampak positif kepada kinerja perusahaan.   “Setiap perusahaan yang konsisten menerapkan ISO 14001, mempunyai banyak keuntungan. Khususnya, terkait sustainability, “ kata Ahmad Setiawan, auditor dari Decra Conculting Jakarta, dalam Pendidikan dan Pelatihan ISO 14001:2015, di ruang Customer, Senin (26/03/2018).

    Pria yang pernah berkarier di Indofood Bogasari selama 10 tahun di bagian management improvement ini, membeber sebuah penelitian penerapan ISO 14001 dengan sample perusahaan di seluruh dunia. Penelitian atas perintah IOS (International Organization of Standardization) yang menelorkan produk dengan kode unit ISO. Perintah ini ditujukan kepada seluruh badan standardisasi masing-masing negara. Di Indonesia, pengumpulan data dilaksanakan BSN (Badan Standardisasi Nasional), lalu datanya digabung dengan hasil penelitian serupa di seluruh dunia. Hasilnya dirilis IOS.

    Hasilnya, bagi perusahaan yang menerapkan ISO 14001, semua berdampak positif. Secara manajemen perusahaan mengalami peningkatan kinerja lebih baik hingga 37 %. Ditambah lagi, publik melihat image sangat baik pada perusahaan hingga di angka 65 %.

    Penelitian ini, juga menyoroti dari sisi financial, di mana setiap perusahaan bisa melakukan saving cost rata-rata 100.000 dolar. “Saya membaca laporan milik Semen Indonesia berhasil melakukan penghematan luar biasa. Khususnya penurunan biaya penggunaan listrik. Apalagi saat ini sedang dikembangkan energi alternatif. Mungkin saat ini belum BEP karena masih project, tapi di waktu yang akan datang, akan untung,” tandas lulusan IPB Bogor ini.

    Terkait pengembangan produk, penelitian ini mendapatkan data bahwa 96 % perusahaan mampu melakukan improvement terkait kinerja lingkungan di tiap produk. Semen Indonesia menerapkan, packing semen untuk area Jawa menggunakan kertas kraft, sedangkan untuk luar Jawa, bagian dalam masih dilapisi plastik. “Nantinya, akan terbangun bahwa, jika menggunakan Semen Indonesia, maka ikut menyelamatkan bumi. Saya yakin dalam tiga atau lima tahun mendatang, lingkungan menjadi isu yang penting dan bisa menjadi nilai tambah. Saya melihaty SMI telah memulai terlebih dahulu. Ini yang perlu terus dijual,” simpul dia.

    Penelitian yang melibatkan perusahaan-perusahaan di lima benua ini juga menemukan fakta bahwa 98 % perusahaan penerap ISO 14001, telah melakukan landfill saving directly attributable. Juga didapat angka sama, 98 % perusahaan penerap ISO 14001 telah siap jika terjadi kondisi emergency, bahkan bisa bereaksi efektif, karena rutin melakukan simulasi keadaan darurat.

    Terakhir, penelitian membukukan angka 84 % perusahaan selalu memerhatikan isu-isu lingkungan. Sejalan perhatian isu lingkungan ini, akan mendongkrak 55 % penjualan, karena telah menerapkan sistem ramah lingkungan. “Apabila menjalankan ISO 14001 dengan komitmen mulai top manajemen sampai ke bawah, akan memberi manfaat yang luar biasa. Hasil penelitian di seluruh dunia ini menjadi jawaban kongkret,” simpil dia. (ros)[:]

    Facebook Comments