0800 1088888  EN

    INGATKAN GRATIFIKASI, KPK SOSIALISASI KE KARYAWAN SEMEN INDONESIA

    news / 1 Agustus 2013

    Hati-hati soal gratifikasi. Uang terima kasih setelah lelang, fasilitas wisata dari rekan ke istri pejabat, uang rokok dalam pemberiyan layanan, adalah beberapa contoh yang masuk kategori suap, harus ditolak dan harus dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

    Inilah yang disosialisasikan KPK tentang gratifikasi kepada karyawan PT. Semen Indonesia, Senin (29/7), sebagai tindak lanjut dari penandatanganan kerjasama KPK dengan Kementerian BUMN beberapa waktu lalu. “Kegiatan KPK kali ini juga sebagai bagian dalam rangka melakukan pencegahan tindak pidana korupsi di lingkungan perusahaan melalui gratifikasi,” ujar Uding Juharudin, dari Direktorat Gratifikasi KPK.

    Sementara yang bukan gratifikasi suap, adalah penerimaan yang berlaku umum berdasarkan kontrak yang sah atau karena melakukan prestasi. Contoh: gaji dan pendapatan sah lainnya dari instansi, kompensasi atas profesi di luar kedinasan, keuntungan undian, kontes, kompetisi terbuka di luar kedinasan, serta makanan siap saji yang berlaku umum dalam kedinasan.

    Lebih lanjut dijelaskan, beberapa jenis gratifikasi diantaranya bertujuan untuk mengambil hati pejabat publik sehingga diharapkan memperoleh perlakuan khusus, apresiasi atau ungkapan terima kasih atas layanan yang diberikan, hadiah sebagai wujud penghormatan dari instansi satu kepada instansi yang berhubungan dengan jabatan yang berlawanan dengan tugas dan kewajiban.

    Direktur Utama PT. Semen Indonesia (Persero) Tbk Dwi Soetjipto mengatakan, sosialisasi yang digelar kali ini momennya sangat pas. Karena beberapa waktu lalu, perusahaan mereview karyawan untuk menandatangani pernyataan kepatuhan, yang ditandatangani karyawan beserta pasangannya. “Sosialisasi ini juga sangat membantu membangun tata kelola perusahaan atau GCG. Semen Indonesia juga telah melakukan kerjasama dengan BPKP dalam melakukan audit.

    Facebook Comments

    Leave a reply