0800 1088888  EN

    Holcim Bergabung dengan SMI, Ciptakan Aset Terbaik Bangsa

    News / 5 Februari 2019

    Bergabungnya Holcim Indonesia dengan keluarga besar Semen Indonesia Group dirayakan dalam sebuah acara di kantor Holcim di Talavera Tower. Dengan sinergi ini, diharapkan terciptaintegrasi yang akan memunculkan aset terbaik bangsa yang mampu menjaga pertumbuhan industri semen nasional.

    “Ini adalah hari yang bersejarah bagi kita semua dan juga buat industri persemenan nasional,” ujar Aulia Mulki Oemar, Head of Integration Management Officer Semen Indonesia, dalam sambutannya dalam acara Perayaan Hari Pertama Bergabungnya Holcim dengan Semen Indonesia Group di Talavera Tower, Jakarta, Jumat (1/2/2019).

    Di depan ratusan pekerja Holcim Indonesia, Aulia menyatakan keyakinannya bahwa bergabungnya Holcim akanmembawa nilai-nilai global. Hal ini akan membawa Semen Indonesia Grup menjadi perusahaan terbesar di industri semen tanah air, sekaligus memberikan solusi dan menjadi asset terbaik bangsa.

    Di kesempatan tersebut, Aulia juga memperkenalkan nama dan logo baru bagi Holcim Indonesia yang bakal diubah menjadi PT Solusi Bangun Indonesia. “Dengan bersyukur pada Allah Azza wa Jala, saya perkenalkan nama perusahaanyang baru, PT Solusi Bangun Indonesia. Tapi ini masih menunggu RUPS, tanggal 11 Februari 2019, Holcim akan berubah nama. Nama itu kan doa, doanya agar perusahaan ini memberikan solusi,” ucapnya.

    Pun demikian, Aulia tidak menampik sejarah panjang perusahaan PT Holcim Indonesia Tbk. Mulai dari Semen Cibinong, Semen Nusantara, Semen Andalas hingga Semen Holcim. Sama seperti Semen Indonesia yang juga memiliki sejarah panjang.

    “Holcim masuk ke Semen Cibinong itu tahun 2001. Waktu itu Semen Cibinong sedang mengalami tahun-tahun yang agak rumit, mungkin bapak-bapak di sini ada sebagian yang merasakan waktu itu. Indonesia sendiri baru keluar dari krisis moneter dan kemudian ada perusahaan global dari Swiss masuk ke Indonesia,” tuturnya.

    Ketika masuk, Aulia menambahkan, Holcim kala itu tidak sekadar mencari profit, tapi berusaha untuk menyetabilkan perusahaan dan menerapkan nilai-nilai luhur yang bersifat kreatif dan inovatif. “Dan kami sangat bangga sekali, ini terbukti. Kami dari Semen Indonesia memang hormat dengan perusahaan sekelas Holcim ini,” jelasnya.

    Aulia menyebut nilai-nilai global itu belum ada di sini (Semen Indonesia). Jadi Holcim memang memiliki nilai global yang dibawa ke Indonesia secara luar biasa. Saat Holcim memutuskan menjual sahamnya di Indonesia, itu bukan karena mereka tidak bisa bersaing.

    Melainkan mereka ingin berubah menjadi perusahaan building materials yang tidak hanya fokus di semen. Ini merupakan arah yang ingin diraih oleh Semen Indonesia juga, menjadi perusahaan building materials.

    Sebelumnya Semen Indonesia memastikan telah merampungkan proses pengambialihan saham PT Holcim Indonesia Tbk, pada 31 Januari lalu. Pengambilalihan tersebut dilakukan oleh anak usaha perseroan, yaitu PT Semen Indonesia Industri Bangunan (SIIB), sehingga menyebabkan perubahan pengendalian terhadap PT Holcim Indonesia Tbk. Semen Indonesia membeli 6.179.612.820 saham Holcim dengan harga Rp 2.097 per lembar. Sehingga, total harga pembelian 80, 64 persen saham itu senilai Rp 12,9 triliun.

    Tujuan pengambilalihan saham Holcim antara lain untuk memperluas jaringan pabrik semen di dalam negeri, memperluas diversifikasi jenis produk yang ditawarkan, meningkatkan efisiensi, khususnya biaya distribusi dan bahan baku, memperkuat posisi bisnis ready mix dengan berbagai variasi produk dan solusi, serta memperkuat sinergi di berbagai bidang untuk meningkatkan efisiensi. (*/dry)

    Facebook Comments

    Leave a reply