0800 1088888  EN

    Hari Jadi ke-57, Semen Gresik Berkantor Baru 7 Lantai. Gedung Paling Megah di Gresik

    news / 12 Agustus 2014

    Di hari ulang tahunnya yang ke 57, PT Semen Gresik mengukir sejarah baru. Kini, seluruh operasional perusahaan yang berada dalam naungan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMI) itu, segera berpindah ke kantor baru yang berada di dalam kompleks Pabrik Tuban, Desa Sumberarum, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban.

    Sementara eks kantor PT Semen Gresik yang ada di jalan Veteran Gresik, dijadikan kantor pusat holding SMI yang menyangkut strategi, kebijakan pemasaran, riset, SDM, dan quality control. Apalagi SMI sudah mulai diproyeksikan menggarap bisnis industri hilir, dan tidak sekedar menggarap industri hulu.

    Jumat (8/8) lalu, gedung megah berlantai tujuh yang berdampingan dengan pabrik Tuban itu, sudah diresmikan. Dalam waktu dekat sejumlah meubeler akan didatangkan menyusul rampungnya  sejumlah pekerjaan mechanical dan electrical (ME). Sehingga secara bertahap, gedung yang konsep bangunannya mirip silo ini, siap ditempati.

    “Mudah-mudahan keberadaan gedung ini akan semakin mendukung kegiatan operasional perusahaan di masa mendatang.” kata Dirut SMI Dwi Soetjipto, saat memberikan sambutan pada acara peresmian gedung baru Semen Gresik. Hadir dalam kesempatan itu, Bupati Tuban H Fathul Huda, Wabup Noor Nahar Husein, unsur Forpimda Tuban, dan perangkat desa sekitar perusahaan, termasuk jajaran direksi SMI dan VO SMI.

    Ditambahkan Dirut, gedung pusat idealnya memang harus berdekatan dengan lokasi kegiatan atau pabrik. Selain untuk memudahkan para pimpinan melihat secara langsung kondisi real di lapangan, dari sisi efsiensi, juga akan didapat karena mobilitas antar dan ke pabrik tidak membutuhkan biaya. Bahkan proses
    koordinasi dan komunikasi akan lebih maksimal, sehingga keputusan juga akan lebih cepat diambil.

    Selanjutnya Dirut berharap, gedung yang peletakan batu pertamanya dilakukan pada 2012 ini, bisa benar-benar dimanfaatkan untuk menunjang kegiatan perusahaan. Kalaupun dalam perkembangannya masih ada kelebihan ruang, kelebihan itu bisa dimanfaatkan untuk pihak eksternal. “Saya kira akan banyak mitra usaha yang akan berrninat. Ini juga menunjukkan spirit of efficiency and productivity berjalan di perusahaan kita,” imbuhnya.

    Disampaikan juga, kemegahan dan kebesaran gedung ini menunjukkan kebesaran perusahaan dari berbagai aspek. Kebesaran itu harus ditunjukkan melalui berbagai template, mulai dari penamaan, desain pintu gerbang, taman, juga berbagai aksesoris yang secara bertahap akan dilengkapi. “Terlebih di sebelah kita. sudah ada pabrik kempetitor yang mulai beroperasi. Jadi kita harus tunjukkan bahwa kita lebih baik dan lebih besar,” imbuhnya.

    Di akhir sambutannya, Dirut berharap agar gedung yang dalam proses pembangunannya menelan dana Rp 90 miliar ini, bisa segera ditempati untuk kegiatan operasional perusahaan, sehingga laju perusahaan semakin efisien. “Saya minta gedung ini secepatnya diisi dan dimanfaatkan. Sayang jika tidak segera dipakai,” tegasnya.

    Sementara, Bupati Tuban H Fathul Huda, merasa bangga karena SMI sudah merealisasikan permintaannya dengan membangun kantor pusatnya di Tuban. “Insya Allah akan bermanfaat bagi masyarakat Tuban dan sekitarnya. Terlebih yang akan berkantor di sini adalah orang-orang yang luar biasa,” katanya.

    Tentunya. keberadaan mereka sedikit banyak akan berdampak positif terhadap kemajuan daerah yang dipimpinnya.

    Namun, imbuh bupati, daerahnya memiliki masalah pelik yang hingga kini masih menjadi pekerjaan rumahnya. Dibalik kemajuan yang cukup signifikan yang sudah diraih daerahnya, masalah kemiskinan masih mendera. “Saya penasaran angka kemiskinan Kabupaten Tuban masih jauh dibawah angka kemiskinan nasional,” katanya. Terlebih melihat pertumbuhan ekonominya yang meningkat pesat di tingkat nasional, atau menjadi runner up di bawah Banyuwangi karena adanya industri.

    Menurut Huda, masalah ini timbul akibat jurang yang terlalu lebar antara miskin dan kaya. Masalah ini harus dijawab bersama. Caranya, orang nomor satu di Tuban ini mengusulkan agar setiap orang yang berkecukupan, tidak terkecuali karyawan SMI untuk mengeluarkan zakat. “Saya yakin semua karyawan Semen Indonesia sudah dikategorikan wajib untuk mengeluarkan zakat,” katanya sambil menyambut baik upaya perusahaan yang sudah megeluarkan dana CSR untuk kemanfaatan dan kemaslahatan masyarakatnya. (al/ed/iv)

    Sumber : Gapura

    Facebook Comments

    Leave a reply