0800 1088888  EN

    Doa dan Harapan Selimuti Tasyakuran HUT Ke-3 SMI

    news / 8 January 2016

    Wujud syukur atas keberkahan dan kesuksesan yang telah diraih, Semen Indonesia menggelar tasyakuran bersama seluruh jajaran karyawan di loby gedung utama Semen Indonesia, Kamis (7/1) sebagai rangkaian acara peringatan HUT ke-3 Semen Indonesia. Dalam setahun terakhir, perusahaan berhasil menorehkan sejumlah prestasi.

    Sekedar membuka catatan, 5 dari 13 fasilitas produksi Semen Indonesia telah mencatatkan capaian excellent. Indarung 2 tercatat beroperasi selama 329 hari, diikuti Tuban 4 dengan operasi 331 hari dan Indarung 3 yang beroperasi selama 334 hari. Dan yang cukup membanggakan Tuban 1 dan Tuban 2 juga berhasil mencatatkan capaian best practice industri semen internasional. Tuban 1 tercatat beroperasi selama 344 hari sementara Tuban 2 beroperasi selama 343 hari.

    Tak ingin terlena dan jumawa dengan keberhasilan, doa dan harapan pun disematkan dalam tasyakuran yang dihadiri jajaran direksi Semen Indonesia dan Semen Gresik tersebut. Direktur Proyek dan Enjiniring Aunur Rosyidi berharap semua karyawan dapat memupuk semangat tinggi, kekompakan dan tidak mudah menyerah dalam menghadapi persaingan.

    Sementara Direktur Produksi dan Litbang Johan Samudra meminta keluarga besar Semen Indonesia untuk lebih mawas diri, gemar berinovasi dan berikan yang terbaik untuk perusahaan. Perubahan bisnis landscape menjadi titik tekan harapan Direktur Keuangan, Ahyanizzaman yang harus disadari semua karyawan.

    “Kondisinya sudah berbeda, itu yang harus kita sadari,”tuturnya. Dengan kondisi ini, Direktur Keuangan Ahyanizzaman berharap semua insan Semen Indonesia untuk melakukan perbaikan kinerja, terus berkembang dan mengoptimalkan seluruh aspek operasional. Transformasi budaya yang menjadi pondasi awal transformasi perusahaan menjadi fokus harapan Direktur Pengembangan Usaha dan Strategi Bisnis Rizkan Chandra. Menurutnya, ada empat rumus transformasi, yaitu transformasi budaya, transformasi SDM, transformasi intrastruktur dan transformasi portofolio bisnis. Sementara Direktur Komersial Amat Pria Darma lebih menekankan pada soliditas tim. “Jadikan kita tim yang kuat, tim yang kompak untuk menjadi perusahaan yang paling efisien,”tandasnya. Penguatan semangat belajar menjadi fokus Direktur SDM dan Hukum Gatot Kustyadji. Menurutnya, dengan semangat belajar tinggi akan menjadi bekal bagi karyawan dan perusahaan untuk menjadi pemenang. “Bakar semangat belajar dan buktikan bahwa kita adalah pemenang,” tutupnya.

    Tak hanya manajemen, karyawan pun siap bergandeng tangan untuk bersama membawa perseroan menuju visi yang telah dicanangkan, menjadi peruasahaan persemenan internasional yang terkemuka di Asia Tenggara. Hal tersebut disampaikan bendahara Serikat Karyawan Semen Indonesia (SKSI) Rahmad Dwi Santoso yang diamini ketua SKSI Adityo Sugeng.

    Dikatakan Rahmad tolok ukur kesiapan SDM sulit untuk ditentukan, karena itu SKSI berharap semua karyawan dapat meningkatkan etos kerja dengan menerapkan budaya CHAMPS dan selalu siap untuk membesarkan perusahaan. “Kita harus siap untuk bersama mengayuh kapal besar menuju lautan internasional,”pintanya.

    Kondisi industri semen domestik yang dipenuhi tantangan menurutnya justru akan memacu semangat karyawan untuk memberikan yang terbaik bagi perseroan. SKSI, lanjutnya, akan membantu manajemen untuk mensosialisasikan aturan-aturan perusahaan, memperkuat disiplin dan meningkatkan semangat kerja karyawan.

    Sementara Ketua SKSI Adityo Sugeng berharap agar pemberdayaan SDM dari semua lini dapat dilakukan. Hal ini menurutnya akan menjadi kekuatan tersendiri bagi perusahaan untuk memenangi persaingan. Adit optimis dengan kesejahteraan dan kewajiban karyawan yang berimbang saat ini akan dapat membawa perusahaan memenangi persaingan.

    “Kita siap mendukung langkah manajemen untuk wujudkan visi perusahaan. Saat kesejahteraan dan kewajiban karyawan telah berimbang kita yakin perusahaan akan dapat memenangi persaingan,”pungkasnya. (bwo)

    Facebook Comments

    Leave a reply