0800 1088888  EN

    Digital Summit SMI, Event Paperless yang Libatkan Ratusan Peserta

    innovation, news / 20 April 2018

    [:id]

    Guna mempermulus transformasi digital yang dijalankan Semen Indonesia, Departemen Strategic IT bekerja sama dengan PT Sinergi Informatika Semen Indonesia (SISI) menggelar Digital Summit Semen Indonesia 2018. Kegiatan yang rencananya dibuka Dirut SMI Hendi Prio Santoso ini akan berlangsung di Gedung PPS, Gresik, Senin (23/4) dan Selasa (24/4) depan.

    Mengusung tema Making Semen Indonesia 4.0, Digital Summit terbilang unik karena seluruh prosesnya serba digital alias paperless. Undangan para peserta dikirim via email, setelah itu mereka wajib melakukan registrasi online di webhttps://itsummit.semenindonesia.com/. “Peserta akan diberi id card digital, semacam barcode, yang nanti di-scan setiap mengikuti acara. Baik saat seminar, workshop maupun singgah ke stan pameran. Nah, nanti yang poinnya tertinggi akan dapat hadiah,” terang Kadep of Strategic IT SMI Ilmanza Restuadi, Kamis (19/4).

    Kegiatan ini digelar untuk merespons perubahan lanskap bisnis, termasuk persemenan, sebagai dampak gelombang disrupsi. SMI juga tengah mempercepat transformasi digital untuk menjawab era baru yang dikenal dengan industri 4.0. “Ini juga sebagai respons perusahaan terhadap apa yang dicanangkan Presiden Jokowi, yaitu Making Indonesia 4.0,” sambung Ilhamza, didampingi Ketua Panitia Digital Summit SMI 2018 M Taqiyuddin serta Senior Strategic ICT Officer SMI, Robbi R Putra.

    Digital Summit melibatkan jajaran BOD, pejabat eselon 1 -3, plus unit kerja terkait dari SMI Group dan anak usaha. Diperkirakan pesertanya mencapai 300 orang. Tiga narasumber telah siap membagikan wawasannya, yaitu Hadi Kuncoro, CEO Feedrid, yang mengupas Integrated Marketing & Supply Chain System SMI 4.0.

    Lalu, Virdiansyah Permana, Business Development Manager Dattabot, dengan materi Integrated Production & Maintenance System SMI 4.0, disambung Alex  Denni, Chief of Human Capital BNI, yang membahas Integrated Human Capital 4.0. “Setelah seminar, tiga materi tadi akan didiskusikan lebih dalam dengan unit kerja terkait. Intinya kita ingin menjaring masukan sebanyak-banyaknya mengenai bisnis SMI ke depan seperti apa,” beber M Taqiyuddin.

    Semua itu tak lepas dari transformasi besar-besaran yang tengah dilakukan SMI. Agar semuanya lancar, sebut Taqiyuddin, otomatis kebijakan IT-nya juga harus menyesuaikan. “Dalam rangka itu kita mesti me-realign strategi IT tiga tahun ke depan agar searah dengan transformasi perusahaan,” ujarnya tentang kegiatan yang mengangkat tema khususEmpowering Competitiveness in the Era of Disruption through Business Process Digitalization ini. (lin/bwo)

    [:]

    Facebook Comments