0800 1088888  EN

    BUPATI JAYAPURA ANTUSIAS SAMBUT SMI MASUK PAPUA

    news / 9 March 2015

    BUPATI JAYAPURA ANTUSIAS SAMBUT SMI MASUK PAPUA

    Komitmen pemerintah meratakan pertumbuhan eknomi di daerah, khususnya kawasaan Indonesia Timur terus dilakukan dengan menggenjot proyek infrastruktur. Salah Satunya di Papua. Langkah ini di lakukan agar harga semen di Papua tidak lagi mahal di bandingkan di jawa, sehingga di harapkan bisa menggenjot proyek infrastruktur dan properti.

    Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw mengatakan, pihaknya menyambut baik rencana PT Semen Indonesia berinvestasi di Kabupaten Jayapura, Provinsi papua dengan pembangunan pabrik yang akan di mulai pada 2020, “ Kami menyambut baik rencana PT Semen Indonesia yang akan berinvestasi di Kbupaten Jayapura itu,” ujarnya di Sentani, Papua seperti di kutip Kantor Berita Antara.

    Dia mengatakan, dari survei awal di ketahui potensi bahan baku bahan semen seperti batu gamping dan lempung, serta pasir besi dan kuarsa cukup melimpah, sehingga di perkirakan produksi semen di Kabupaten Jayapura mencapai jutaan ton per tahun, “ Karena potensi semen yang besar itu lah, kami menesak PT Semen Indonesia agar dapatseera membuka pabrik di Papua khususnya di wilayah Kabupaten Jayapura,” katanya.

    Menurut Bupati Mathius, nantinya jika nota kesepahaman telah di buat, perkantoran dan pabrik PT Semen Indonesia akan di bangun sekitar enam kilometer dari daerah pelabuhan. Disebutkan, daerah pembangunan perkantoran dan pabrik kemungkinan di sekitar wilayah Maribu atau Distrik Nimbokrang.

    Kata Mathius, PT Semen Indonesia Tbk akan bekerja sama dengan perusahaan daerah (perusda) milik Kabupaten Jayapura, agar tidak terlalu kaku dengan birokrasi yang ada, “ Dengan adanya pabrik PT Semen Indonesia ini maka di harapkan dapat membuka lapangan pkerjaan bagi masyarakat di sekitarnya,” katanya. Dia menambahkan, dengan mulai banyaknya investasi di Kabupaten Jayapura, di harapkan bumi Kenambay Umbay dapat terus berkembang dan maju.

    Saat ini, Semen Indonesia memang terus memperdalam kajian untuk membangun pabrik Semen di Papua. Beberapa waktu lalu, Sekretaris Perusahaan Semen Indonesia, Agung Wiharto mengatakan pembangun pabrik semen di Papua menelan investasi sekitar Rp 1,2 triliun hingga Rp 1,5 triliun. Disebutkan, sebesar 60% dari kebutuhan pendanaan akan di biayai melalui dana eksternal perusahaan. Nantinya dari total kebutuhan investasi akan di himpun perseroan dari sumber eksternal berpotensi untuk mencapai Rp 720 miliar hingga Rp 900 miliar. Nantinya, Pabrik semen yang akan di bangun di wilayah Papua tersebut akan memiliki kapasitas produksi sebesar 600 ribu ton pertahun dengan nilai investasi mencapai US$ 200 hingga US$ 250 untuk setiap tonnya. (ant/znl)

    Facebook Comments

    Leave a reply