0800 1088888  EN

    Budayakan Sharing Knowledge Untuk Proses Regenerasi

    news / 23 February 2018

    [:id]Direktur Enjiniring dan Proyek Semen Indonesia Tri Abdisatrijo mendorong jajarannya untuk membudayakan aktivitas sharing knowledge. Hal ini disampaikan Tri Abdisatrijo dalam focus group discussion (FGD) Improvement Proses Bisnis CoE di Ruang Synergy Gedung Utama Semen Indonesia, Jumat (23/2).

    Sharing knowledge menurutnya penting untuk menularkan kompetensi seseorang kepada karyawan lain. Hal ini sekaligus sebagai langkah regenerasi sehingga perusahaan tidak hanya bergantung pada satu orang. “Organisasi yang hanya bergantung pada satu orang menandakan tidak adanya proses regenerasi. Pengembangan kompetensi harus sesuai fungsi, jika dia mempunyai kompetensi lebih, dia mempunyai kewajiban menyiapkan dan mengajarkan kompetensinya pada yang lain,” paparnya.

    Terlebih, lanjutnya, manajemen sudah menyiapkan wadah untuk proses sharing knowledge melalui Center of Dynamic Learning (CDL), maupun proses asistensi dan on the job training. “Tugas seorang pimpinan untuk transfer kompetensi. Kewajibannya adalah membina anak buahnya sampai dua atau tiga level di bawahnya. Targetnya, anak buahnya mempunyai kompetensi yang dibutuhkan dalam jobnya,” kata Tri.

    Jika tidak ada proses regenerasi, tambahnya, manajemen akan sulit untuk melakukan rotasi atau promosi terhadap karyawan yang memiliki kompetensi dan prestasi karena tidak ada penggantinya. “Tentu manajemen akan berpikir 2 kali untuk melakukan mutasi atau promosi karena tidak ada yang bisa menggantikannya. Begitu komptensinya sudah tertularkan secara horizontal atau vertical ke bawah sehingga mempunyai kemampuan yang sama maka yang bersangkutan sudah bisa di rotasi, mutasi bahkan promosi,” tandasnya.

    Karena itu, pihaknya berharap proses regenerasi di enjiniring dapat menjadi budaya. Terlebih satu persatu enjiniring yang dimiliki Semen Indonesia pasti akan memasuki masa pensiun. Selain itu, Tri Abdisatrijo meminta agar pengelolaan Center of Engineering dapat disusun prosedur, mekanisme kerja serta kompetensi yang dibutuhkan. (ros)

    smile.semenindonesia.com[:]

    Facebook Comments