0800 1088888  EN

    Berani Berkarya, Berani Berjuang, Berani Jaya & Sejahtera

    news / 26 February 2018

    [:id]Hari ini (26/2) Serikat Karyawan Semen Indonesia (SKSI) genap berusia 19 tahun. Peringatan hari jadi organisasi yang menaungi karyawan Semen Indonesia ini digelar di Auditorium Kantor Pusat Semen Gresik (KPSG) Tuban, Senin (26/2). Di usianya yang ke 19, SKSI mengusung tema “Berani Berkarya-Berani Berjuang-Berani Jaya & Sejahtera”.

    Hadir dalam peringatan HUT yang dikemas dalam bentuk tasyakuran ini Direktur Produksi Semen Gresik Joko Sulistyanto, Kepala Departemen Center of Dynamic Learning Endang Persitarini, serta Direktur SDM dan Hukum Semen Indonesia Agung Yunanto yang hadir melalui saluran video coference.

    Dalam kesempatan ini, Ketua Umum SKSI Eko Wirantono kembali mendengungkan tujuan didirikannya SKSI pada 26 Februari 1999 adalah untuk mengayomi dan memperjuangan kesejahteraan anggota yang notabene adalah karyawan Semen Indonesia. Karena itu, Eko berharap ke depan semua karyawan Semen Indonesia dapat bergabung menjadi anggota SKSI.

    Selain dihadiri ratusan karyawan Semen Indonesia, tasyakuran HUT ke 19 SKSI ini juga dihadiri oleh serikat karyawan dari anak usaha dan afiliasi. Hal ini menjadi wujud komunikasi dan silaturahmi yang kuat antar serikat karyawan di lingkungan Semen Indonesia Grup. “Kita juga mengundang serikat dari anak usaha dan afiliasi. Ini untuk mempererat silaturahmi dan komunikasi agar dapat berjuang bersama untuk bahu membahu memperjuangkkan kesejahteraan anggota dan kejayaan perusahaan,” ucapnya.

    Kepengurusan SKSI periode 2017-2020 di bawah kepemimpinannya saat ini terus berusaha menjalankan program kerja sesuai dengan yang diamanatkan oleh Mubes SKSI di Kota Batu tahun lalu. “Amanat mubes selalu jadi pegangan pengurus dalam menjalankan program kerja. Mohon dukungan dari para anggota agar pengurus dapat mewujudkan apa yang diamanatkan oleh mubes,” sambungnya.

    Agenda terdekat yang harus segera dilakukan oleh SKSI saat ini, lanjutnya, adalah melakukan pembaharuan perjanjian kerja bersama (PKB). Hal ini menurutnya penting karena kondisi perusahaan dan ekonomi telah berubah.

    “PKB saat ini sudah waktunya untuk dilakukan perundingan kembali. Ini harus segera dilakukan untuk menyesuaikan dengan kondisi terkini. Sehingga PKB dapat selaras dengan kondisi ekonomi dan perusahaan. Karena itu mohon dukungan rekan-rekan semua. Tak lupa masukan dan saran dari badan pembina (BP) juga kami harapkan,” pungkasnya. (bwo)

    smile.semenindonesia.com[:]

    Facebook Comments