0800 1088888  EN

    31 Mahasiswa Universitas Sanata Dharma Belajar Sistem Akuntansi

    komunitas, news / 17 Oktober 2018

    Sebanyak 31 mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi dan Pendidikan Akuntansi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Sanata Dharma Yogyakarta, melakukan kunjungan ke Semen Indonesia.

    Dalam kunjungan Selasa (16/10), para mahasiswa mendapat kesempatan menimba ilmu mengenai keuangan dan akuntansi yang ada di Semen Indonesia. SM of Regulatory & Compliance Semen Indonesia Dodik Prasetyo memberikan beberapa penjelasan mengenai masalah keuangan terutama yang terkait dengan bidang yang digeluti para mahasiswa ini.

    “Ada beberapa modul implementasi yang digunakan Semen Indonesia. Yang terakhir adalah System Apllication and Product (SAP),” ungkap Dodik Prasetyo didampingi Corporate Activity Officer Semen Indonesia Suyono di Ruang Flamboyan, Gedung Utama Semen Indonesia.

    SAP adalah aplikasi Enterprise Resource Planning (ERP), sebuah aplikasi manajemen bisnis yang memudahkan pengelolaan bisnis secara terintegrasi. ERP mengintegrasikan berbagai sistem informasi di dalam perusahaan. Aplikasi ERP merupakan yang terbesar di dunia. Begitu juga di Indonesia. Sedangkan SAP memegang lebih dari 80 persen aplikasi ERP di Indonesia.

    Dodik menjelaskan, dengan menggunakan aplikasi modul SAP, manajemen dituntut pelaporan keuangan yang ketat dan tepat waktu. Setiap tanggal 5 harus ada laporan konsolidasi holding diterima. Bahkan, manajemen harus menyediakan laporan triwulan untuk diserahkan ke otoritas bursa. “Jika tidak, kita bisa didenda ratusan juta karena Semen Indonesia adalah perusahaan publik yang terdaftar di bursa,” jelasnya.

    Meski lebih banyak berkutat tentang masalah akuntansi, mahasiswa juga menanyakan soal disparitas harga. Pasalnya, mereka melihat harga produk Semen Indonesia lebih mahal dibandingkan kompetitor.

    Dodik Prasetyo mengungkapkan, di Jawa Timur, konsumen lebih tertarik dengan merek dibanding harga. Oleh karena itu, Semen Indonesia memberikan layanan terbaik dan menjaga mutu. “Kita juga kejar efisiensi. Dan tak lupa mengedukasi konsumen agar menggunakan semen yang tepat,” jelasnya.

    Wakil Kepala Program Studi Pendidikan Ekonomi FKIP Universitas Sanata Dharma Yohanes Maria Vianey Mudayen SPd, MSc mengatakan, kunjungan ini merupakan pendalaman teori yang didapat di bangku perkuliahan. “Ini semacam kokurikuler dan proses belajar di lapangan,” ungkap Mudayen yang memimpin rombongan ini.(riz)

    Source : Smile

    Facebook Comments

    Leave a reply