0800 1088888  EN

    224 CJH Semen Indonesia Ikuti Praktik Manasik

    CSR, komunitas, news / 8 Mei 2018

    [:id]Panitia Persiapan, Pemberangkatan dan Penjemputan Haji Semen Indonesia (P3H SI) menggelar praktik manasik haji, di kawasan Gedung Utama Semen Indonesia, Gresik, Sabtu (5/5). Pembimbingnya adalah Ustaz Suhafik, Ustaz Syafii dan Ustaz Hamdani.

    Kegiatan ini adalah puncak manasik haji selama 4 hari. Di mana pada tiga hari sebelumnya, 224 calon jemaah haji diberikan teori. Dalam praktik manasik haji ini, dibikin seperti aslinya saat pelaksanaan haji. Berawal calon jemaah haji bekumpul di Gedung PPS, lalu diberganti mengenakan pakaian ihram. Seakan calon jemaah haji mengambil miqoth saat di pesawat.

    Jemaah haji lalu berjalan menuju depan Wisma A Yani, yang dibikin seakan Padang Arafah untuk melaksanakan wuquf. “Saat di Arafah ini, dikumandangkan adzan dan iqamah, untuk menjamak salat,” kata Ustaz Hamdani.

    Usai wukuf, calon jemaah haji diarahkan ke parkiran mobil untuk mencari kerikil. Kondisi seaslinya di tanah suci, calon jemaah haji bergerak menuju ke Musdalifah untuk mengambil kerikil sejumlah minimal 49, dan disarankan mengambil jumlah lebih. Di Mustalifah ini, calon jemaah haji menunggu sampai pukul 24.00 waktu arab, untuk dijemput bus menuju ke Mina. Saat praktik, Mina ditempatkan di area parkir sepeda motor.

    “Dari Mina ini, kita akan berjalan kaki menuju Jamarat, untuk melakukan Balang Jumrah Aqobah. Afdalnya memang waktu dluha. Tapi dipastikan akan berdesakan. Untuk itu mencari waktu yang agak longgar demi keselamatan,” tambah Ustaz Suhafik. “Nanti, saat lempar jumrah Aqabah, jumlahnya 7 kali lemparan, dan pastikan batunya kena dinding, lalu masuk ke dalam lubang sumur. Jika ada yang tidak masuk, ulang lagi, sampai yang masuk lubang sumur sebanyak 7 batu. Dan untuk yang sudah sepuh, bisa diwakilkan. Usai lempar jumrah Aqabah, kembali ke Mina,” tambah dia.

    Esok harinya, calon jemaah haji diajak lagi bergerak menuju Jamarat untuk melempar jumrah Ula, Wusta dan Aqabah. Waktu afdalnya usai Zuhur. Namun, dipastikan akan berdesakan. Usai melakukan lempar jumrah ini, dipesilakan lepas ihram, dengan ditandai tahallul atau menggunting rambut. Untuk pria, sedikit rambut di kiri, atas, dan kanan kepala. Sedangkan untuk wanita, rambut dikumpulkan jadi satu, lalu dipotog ujungnya.

    Usai dari Mina, calon jemaah haji akan diangkut bus menuju ke Makkah, untuk melaksanakan tawaf dan sai. Pada praktik, kabah ditempatkan di area parkiran sekitaran pabrik, dan lokasi sai ditempatkan di ruas jalan agak menanjak arah pabrik. “Saat tawaf, diawali dari Rukun Hajar Aswad, dengan ditandai mengangkat telapak tangan kanan ke arah Hajar Aswad dengan mengucap Bismillahi Allahu Akbar,” kata Ustaz Hamdani.

    Saat tawaf, bagi pria disunnahkan membuka sedikit baju ihramnya, khusus bahu sebelah kanan agar terlihat. Akan ditutup lagi setelah tawaf selesai. Calon jemaah haji usai tawaf keliling kabah 7 kali, diteruskan melaksanakan sai, dari bukit sofa dan marwah. Hingga 7 kali. Diakhiri dengan tahallul. “Pelaksanaan haji selesai,” kata Ustaz Hamdani. (ros)[:]

    Facebook Comments