Wouw …. Empat Embung Dibangun di Kawasan Pabrik Semen Indonesia

Wouw …. Empat Embung Dibangun di Kawasan Pabrik Semen Indonesia

Wouw  .... Empat Embung Dibangun di Kawasan Pabrik Semen Indonesia
EMBUNG TEGALDOWO: Embung buatan yang dibangun PT Semen Indonesia di Desa Tegaldowo Kecamatan Gunem memiliki berbagai fungsi, seperti irigasi dan juga sarana rekreasi. (Foto : suaramerdeka)  

REMBANG, panturaNews.info  –  Sebanyak empat buah embung kecil menjadi target untuk dibangun PT Semen Indonesia di Kabupaten Rembang. Empat embung tersebut berada di kawasan pabrik ring satu, dua dan tiga.

Kepala Biro Komunikasi PT Semen Indonesia, Sigit Wahono menyebutkan, empat embung yang menjadi target pembangunan antara lain adalah embung di kawasan dalam pabrik, Desa Kadiwono Kecamatan Bulu, Embung Tegaldowo Desa Tegaldowo Kecamatan Gunem, Embung Kumendung Kecamatan Gunem serta Embung di Desa Maguan Kecamatan Kaliori.

Ia menjelaskan, pembangunan empat embung tersebut sudah menjadi komitmen awal PT Semen Indonesia dalam proses pembangunan pabrik di Rembang. Sebab, kualita, bumi dan Indonesia adalah tiga prinsip yang tidak akan terlepas dari keberadaan PT Semen Indonesia di mana pun berada.

“Untuk embung di dalam pabrik dan Embung Tegaldowo sudah selesai. Sedangkan embung di Desa Kumendung dan Maguan masih dalam proses pembangunan. Bukan nilainya yang kami lihat, namun manfaatnya,” kata Sigit.

Menurut Sigit, rencana awal pembangunan empat embung tersebut bukan hanya untuk irigasi pertanian saja. Selain itu, embung juga diharapkan bisa difungsikan sebagai tempat rekreasi, belajar dan fungsi lainnya.

Oleh karena itu, di sekililing embung juga dibangun taman Ruang Terbuka Hijau (RTH) serta gazebo untuk pengunjung yang datang. Pemanfaatan embung tersebut diharapkan juga menyasar berbagai kalangan, mulai anak-anak sampai orang dewasa.

Keberadaan Embung Tegaldowo juga sudah mulai diakui masyarakat. Salah satu wujudnya adalah digelarnya peringatan Hari Air sedunia di embung tersebut pada Rabu (22/3) kemarin. Puluhan warga menggelar kirab budaya yang menampilkan barongan di embung berkapasitas 15 ribu meter kubik itu. *)