SMI Renovasi TPQ Mujahadah Jadi Dua Lantai

Warga RW 02, Kelurahan Sidomoro, Kecamatan Kebomas, Gresik, kelak tak perlu cemas lagi menitipkan putra-putrinya belajar Alquran di TPQ Mujahadah. Bangunan TPQ yang telah berusia 50 tahun lebih itu bakal direnovasi menjadi gedung dua lantai yang megah dan nyaman.

Renovasi yang menghabiskan anggaran senilai Rp 1,9 miliar dari CSR Semen Indonesia itu bakal berlangsung dalam empat tahap. Senin (7/8), bertepatan dengan hari ulang tahun Pabrik Gresik ke-60, dilakukan peletakan batu pertama oleh Direktur SDM dan Hukum SMI Agung Yunanto, Kadep CSR Wahjudi Heru, serta ulama sepuh KH Muchtar Jamil.

“Rasanya walaupun cuaca di luar panas, namun di sini adem. Bukan hanya di kulit, tapi juga di hati. Semoga ini merupakan sinyal positif dari apa yang kita lakukan hari ini,” tutur Agung Yunanto mengawali sambutannya.

Kata dia, saat ini perkembangan IT, termasuk internet, tidak mungkin dibendung. Selain manfaat positif, pengaruh buruk kemajuan teknologi terhadap anak-anak juga harus diantisipasi. Salah satu bentengnya adalah memberikan pemahaman sejak dini tentang Alquran kepada anak-anak kita. Karena itu Agung menyampaikan terima kasih kepada para guru TPQ Mujahadah, panitia renovasi serta tokoh warga sehingga kelanjutan pendidikan Alquran tetap terjaga.

“Dan pada gilirannya tercipta hubungan harmonis antara perusahaan dengan warga sekitar perusahaan, khususnya sekitar TPQ ini,” tambahnya.

Dikatakan Agung, renovasi TPQ akan membuat proses belajar mengajar lebih nyaman karena keamanan bangunan lebih terjamin. Para wali santri pun tak khawatir lagi melepas putra-putrinya mengaji. Lebih jauh Agung mengatakan, saat ini banyak dibangun masjid dan musalah megah, tapi jamaah salatnya masih minim. Renovasi TPQ Mujahadah merupakan momentum bagi orangtua untuk memberikan contoh kepada putra-putrinya agar rajin mengaji dan salat berjamaah.

“Mudah-mudahan kontribusi SMI ini jadi barokah,” tutup Agung. Ketua HWISI (Himpunan Warga Islam Semen Indonesia) Nico Armadani dalam kesempatan sama menjelaskan, TPQ Mujahadah adalah satu dari lima TPQ yang dikelola oleh WHISI. Dari lima TPQ itu ada dua yang kondisi bangunannya perlu direnovasi.

“Satu lagi berada di Musala Manbaul Ulum. Kita prioritaskan TPQ Mujahadah dulu, nanti menyusul yang lain,” ujarnya. TPQ Mujahadah menempati lahan seluas 660 m2, dengan luas bangunan 310 m2. Renovasi direncanakan dalam empat tahap, diawali bangunan sisi selatan, pondasi gedung dua lantai, dan ruang kelistrikan.

“Renovasi tahap pertama seluas 150 m2, waktunya sekitar empat bulan,” terang Nico. Tahap kedua seluas 165 m2 dalam waktu lima bulan, tahap ketiga seluas 150 m2 makan waktu tiga bulan, dan tiga bulan berikutnya renovasi tahap keempat seluas 165 m2.

“Total anggaran untuk empat tahap itu sekitar Rp 1,9 miliar, saat ini masih dalam proses pencairan,” cetusnya. (lin/znl)