Dirut : Ingat Pesan Presiden dan Menteri BUMN

Indonesia Business & Development Expo (IBD Expo) yang tergelar di JCC, Senayan, Jakarta, 20-23 September 2017 menjadi momen spesial bagi Hendi Prio Santoso. Saat itu booth Semen Indonesia sempat dikunjungi Presiden Joko Widodo yang didampingi Menteri BUMN Rini M Soemarno. Presiden sempat berbisik kepada Hendi, yang intinya mengingatkan betapa persaingan di industri semen sudah tidak segampang dulu. “Hen, ini tidak mudah lho, ini kompetisi sudah double, sudah masuk persaingan bebas. Tolong dijaga dengan baik, karena ini backbone untuk pembangunan infrastruktur,” ucap Hendi mengulang pesan Jokowi. Sementara Menteri BUMN Rini M Soemarno menitipkan tiga pesan kepada mantan presiden komisaris PT Transportasi Gas Indonesia ini. Pertama, SMI harus mengatasi kesenjangan harga jual semen di tingkat end user di seluruh Indonesia. Kedua, menyikapi hawa persaingan yang semakin panas, perseroan mesi memperbaiki governance, organisasi, struktur maupun strategi bisnis. “Artinya kita sudah bukan SMI era sebelum 2017. Harus lebih lincah dan kuat menghadapi persaingan,” tandas Hendi. Pesan ketiga, international expansion harus lebih ditingkatkan. Poin ketiga ini sejalan dengan salah satu butir strategi 3 + 1 yang jadi panduan operasional SMI saat ini, yaitu expand regional presence. Namun Hendi punya pandangan berbeda soal ekspansi ke kancah regional. Menurutnya, daripada susah payah penetrasi ke luar negeri tapi hasilnya tidak seberapa, lebih baik fokus di pasar domestik. “Tapi itu tadi, kita jangan cuma jualan semen,” tukasnya. Program satu juta rumah dari Presiden Jokowi bisa dijadikan cantolan. Misalnya, contoh Hendi, perusahaan punya produk rumah knock down yang tinggal pasang seperti permainan lego, mulai lantai sampai atap. Dengan demikian yang dijual adalah satu paket rumah. “Barangkali nanti orang akan bingung, kita kok tidak jualan semen? Mau dihargai berapa? Tapi sepanjang marginnya lebih bagus ketimbang semen, why not?” imbuhnya. Semangat melahirkan inovasi dan terobosan baru inilah yang akan digelorakan Hendi di SMI Group. Jangan sampai malah didahului kompetitor. “Bisa saja nanti di perusahaan ada dua tim.Tim pertama bertugas mempertahankan pangsa pasar semen, dan tim kedua menghasilkan produkproduk baru,” tuntasnya. (lin/fir)